!-- SiteSearch Google -->
Google
 

Minggu, 25 Mei 2014

Musa paradisiaca

Deskripsi

pisang uli


Pisang ini merupakan salah satu jenis pisang raja. Bentuk buahnya bulat memanjang dengan ujung meruncing. Kulit buahnya tipis dan berwarna kuning kemerahan dengan ujung hijau. Daging buah berwarna kuning kemerahan, rasanya manis, dan beraroma harum. Tanaman ini berproduksi antara 100-160 buah per pohonnya. Panjang buahnya antara 1518 cm dengan berat 75-100 g. Pisang ini berasal dari Bogor, Jawa Barat.
Manfaat
Buahnya merupakan produk utama pisang. Pisang dimanfaatkan baik dalam keadaan mentah, maupun dimasak, atau diolah menurut cara-cara tertentu. Pisang dapat diproses menjadi tepung, kripik, 'puree', bir (Afrika), cuka, atau didehidrasi. Daun pisang digunakan untuk menggosok lantai, sebagai alas 'kastrol' tempat membuat nasi 'liwet', dan sebagai pembungkus berbagai makanan.

Serat untuk membuat kain dapat diperoleh dari batang semunya. Bagian-bagian vegetatif beserta buah-buah yang tidak termanfaatkan digunakan sebagai pakan ternak; bagian-bagian vegetatif itu khusus dimanfaatkan jika pakan ternak dan air sulit diperoleh (batang semu itu banyak mengandung air). Tanaman pisang (atau daun dan buahnya) juga memegang peranan dalam upacara-upacara adat, misalnya di Indonesia, untuk upacara pernikahan, ketika mendirikan rumah, dan upacara keagamaan setempat.

Dalam pengobatan, daun pisang yang masih tergulung digunakan sebagai obat sakit dada dan sebagai tapal dingin untuk kulit yang bengkak atau lecet. Air yang keluar dari pangkal batang yang ditusuk digunakan untuk disuntikkan ke dalam saluran kencing untuk mengobati penyakit raja singa, disentri, dan diare; air ini juga digunakan untuk menyetop rontoknya rambut dan merangsang pertumbuhan rambut.

Cairan yang keluar dari akar bersifat anti-demam dan memiliki daya pemulihan kembali. Dalam bentuk tepung, pisang digunakan dalam kasus anemia dan casa letih pada umumnya, serta untuk yang kekurangan gizi. Buah yang belum matang merupakan sebagian dari diet bagi orang yang menderita penyakit batuk darah (haemoptysis) dan kencing manis. Dalam keadaan kering, pisang bersifat antisariawan usus.

Buah yang matang sempurna merupakan makanan mewah jika dimakan pagi-pagi sekali. Tepung yang dibuat dari pisang digunakan untuk gangguan pencernaan yang disertai perut kembung dan kelebihan asam.
Syarat Tumbuh
Dengan pertumbuhannya yang sangat cepat dan terus-menerus, yang akan mengakibatkan hasil yang tinggi, pisang memerlukan tempat tumbuh di iklim tropik yang hangat dan lembap. Walaupun begitu, pisang ini sangat menarik sehingga orang menanamnya juga persis di batas daerah ekologiny4, yang di tempat itu kecepatan tumbuh rata-ratanya hanya dapat mendukung hasil yang minim saja. Suhu merupakan faktor utama untuk pertumbuhan.

Di sentra-sentra produksi utamanya suhu udara tidak pernah turun sampai di bawah 15° C dengan jangka - waktu yang cukup lama; suhu optimum untuk pertumbuhannya adalah sekitar 27° C, dan suhu maksimumnya 38° C.

Di dataran tinggi daerah ekuator, pisang tak dapat tumbuh pada ketinggian di atas 1600 m dpl. Kebutuhan akan penyinaran belum dipahami benar. Kebanyakan pisang tumbuh baik di lahan terbuka, tetapi kelebihan penyinaran akan menyebabkan terbakar-matahati (sunburn). Dalarn keadaan cuaca berawan atau di bawah naungan ringan, daur pertumbuhannya sedikit panjang dan tandannya lebih kecil. Pisang sangat sensitif terhadap angin kencang, yang akan merobek-robek daunnya, menyebabkan distorsi tajuk dan dapat merobohkan pohonnya. -

Diperlukan pasokan air yang ajeg; untuk pertumbuhan optimalnya curah hujan hendaknya 200-220 mm, dan kelembapan tanahnya jangan kurang dari 60-70% dari kapasitas lapangan, jadi sebagian besar lahan memerlukan pengairan tambahan.

Tanah yang paling baik untuk pertumbuhan pisang adalah tanah liat yang dalam dan gembur, yang memiliki pengeringan dan aerasi yang baik. Kesuburan yang tinggi akan sangat menguntungkan dan kandungan bahan organiknya. hendaknya 3% atau lebih. Tanaman pisang toleran terhadap pH 4,5-7,5.
Pedoman Budidaya
Pisang umumnya diperbanyak dengan anakan. Anakan yang berdaun pedang-lah yang lebih disenangi petani, sebab pohon pisang yang berasal dari anakan demikian akan menghasilkan tandan yang lebih besar pada panen pertamanya (tanaman induk).

Bonggol atau potongan bonggol juga digunakan sebagai bahan perbanyakan. Bonggol ini biasanya dibelah dua dan direndam dalam air panas (52° C) atau dalam larutan pestisida untuk membunuh nematoda dan penggerek penggerek sebelum ditanamkan.

Kini telah dikembangkan kultur jaringan untuk perbanyakan secara cepat, melalui ujung pucuk yang bebas-penyakit. Cara ini telah dilaksanakan dalam skala komersial, tetapi adanya mutasi yang tidak dikehendaki menimbulkan kekhawatiran.

Penanaman pada umumnya dilakukan pada awal musim hujan. Bahan perbanyakan biasanya ditanamkan sedalam 30 cm. Pisang dapat dijadikan tanaman utama atau tanaman pencampur pada sistem tumpang sari.

Pisang biasanya ditanam sebagai tanaman perawat (nurse drop) untuk tanaman muda coklat, kopi, lada, dan sebagainya. Juga dapat digunakan sebagai tanaman sela pada perkebunan karet atau kelapa sawit yang baru dibangun, atau ditanam di bawah pohon-pohon kelapa yang telah dewasa. Jika ditanam sebagai tanaman utama, pisang biasanya ditumpangsarikan dengan tanaman semusim.
Pemeliharaan
Penyiangan berulang-uiang diperlukan sampai pahon-pohon pisang dapat menaungi dan menekan gulma. Gulma diberantas dengan cara-cara mekanik (dibabat, dibajak, - dan sebagainya) atau dengan tangan: Herbisida pratumbuh cukup efektif, dan jika tanaman telah mencapai tinggi 1,5 m atau lebih, dapat digunakan herbisida kontak.

Pisang memerlukan sejumlah besar hara. Di pekarangan pemakaian pupuk kandang dan kompos dianjurkan, yang dikombinasikan dengan 0,25 kg urea dan kalium nitrat (muriate of potash) setiap tiga bulan untuk masing-masing rumpun.

Pengairan diperlukan di areal yang memiliki musim kemarau panjang, tetapi juga jika curah hujannya kurang dari 200-220 mm bulan. Air dapat dialirkan melalui parit atau disemprotkan; kini pengairan-tetesan (drip irrigation) telah banyak diterima.

Selama putaran pemangkasan ringan, daun-daun yang layu dipotong agar diperoleh mulsa dan untuk menghindari sumber infeksi melalui penyakit-penyakit daun. DI perkebunan skala komersial beberapa tindakan lain dilakukan untuk rnempertahankan produktivitas yang tinggi dan untuk menjamin buah berkualitas baik untuk pasatan (ekspor).

Tindakan-tindakan itu mencakup pembuangan anakan, pembuangan tunggui-tunggul, pemotongan jantung pisang, dan pengurangan tandan buah.

Setiap 6-12 minggu tanaman pisang dibuangi anakannya, hanya ditinggalkan satu tanaman induk (yang sedang berbuah), satu batang anakan (yang tertua), dan dalam hal tanaman-sirung (ratoons), satu tanaman cucu.

Pada kepadatan yang rendah, setiap rumpun dapat berisi 2 batang induk berikut 2 anakannya. Jadi, untuk menghindari berjejalnya batang, dan untuk mengatur panen yang berurutan dalam setiap rumpun, satu anakan disisakan pada satu pohon induk setiap 6-10 bulan (atau lebih untuk daerah beriklun sejuk) untuk menghasilkan tandan berikutnya.

Hanya anakan yang sehat dan tertancap dalam yang boleh disisakan. Penyangga atau tali dapat memberikan dukungan tambahan bagi tanaman yang berisi tandan buah; topangan ini akan menghindarkan tanarnan dari patahnya batang karena keberatan oleh tandan.

Jantung pisang hendaknya segera dibuang setelah 2 sisir terakhir dari tandan itu muncul. Pada waktu yang bersamaan, satu atau dua sisir terakhir mungkin perlu dibuang untuk meningkatkan panjangnya masing-masing buah pisang yang tersisa, dan tandan itu mungkin perlu dikarungi. Karung itu dapat berupa kantung plastik yang telah diberi insektisida, maksudnya untuk menghindari kerusakan oleh serangga, burung, debu, dan sebagainya, dan untuk menaikkan suhu tandan, memajukan pertumbuhan buah, terutama untuk daerah beriklim dingin.
Hama dan Penyakit
Sigatoka kuning atau bercak daun merupakan salah satu penyakit yang paling berbahaya. Penyakit ini disebabkan oleh Mycosphaerella musicola (tahap konidiumnya disebut Cercospora musae) yang endemik untuk Asia Tenggara, dan hanya dijumpai pada pisang. Bercak daun ini menyebabkan kematian dini sejumlah besar daun pisang, menyebabkan tandan buah mengecil dengan sedikit sisiran, dan individu buah pisang yang kurang penuh. Penyakit layu Fusarium atau penyakit Panama disebabkan , oleh Fusarium oxysporum f. cubense. Penyakit ini berupa jamur tanah yang meriyerang akar kultivar-kultivar pisang yang rentan, dan menyumbat sistem pembuluh, sehingga tanaman akan layu. Satu-satunya cara pemberantasan ialah penghancuran fisik atau kimiawi (herbisida) pada tanaman yang terserang dan tetangga-tetangganya; lahan hendaknya dikosongkan dan dipagari, serta dikucilkan dari penanaman dan aliran pengairan. Penyakit layu bakteri atau penyakit Moko disebabkan oleh Pseudomonas solanacearum, dan dapat membunuh pohon pisang yang tersexang hanya dalam jangka waktu satu-dua minggu. Bakteri ini dapat ditularkan secara mekanik, tetapi biovar 1-SFS adalah galur yang ditularkan oleh serangga, dan dianggap sebagai galur yang paling berbahaya. Pemberantasannya mencakup desinfeksi semua peralatan yang digunakan dalam berbagai pengolahan pertanian dan penghancuran tanaman yang terserang, beserta tetangga-tetangganya. Fumigasi dan pengkarantinaan lahan yang terserang sangat dianjurkan. Penyakit ini umum,di belahan bumi barat; di Asia Tenggara hanya ada di Filipina (Mindanao). Penyakit-penyakit virus mencakup penyakit pucuk menjurai (bunchy top), mosaik, dan mosaik braktea. Penyakit pucuk menjurai dan penyakit mosaik ditularkan oleh afid [afid pisang, (Pentalonia nigronervosa), menyebabkan pucuk pisang menjurai; afid jagung (Rhopalosiphum maidis), dan afid kapas (Aphis gossypii), kesemuanya itu adalah vektor-vektor untuk penyakit mosaik]. Pernberantasan penyakit-penyakit ini mencakup tindakan karantina, pemeriksaan secara teratur dan penghancuran tanaman yang terserang, penggunaan bahan perbanyakan yang. bebas virus, pembuangan inang alternatifnya, dan pemberantasan vektor-vektornya. Serangga hama yang paling berbahaya adalah kumbang penggerek pisang (Cosmopolitis sordidus). Hama ini berasal dari Asia Tenggara, tetapi telah tersebar ke semua areal penanaman pisang. Yang paling merusak adalah Iarvanya: larva-larva itu menggerek bonggol dan menjadi pupa di lorong-lorong yang dibuatnya. Sebagian besar jaringan bonggol akan rusak, akibatnya akan menurunkan kemampuan pengambilan air dan hara, juga kemampuan tertancapnya tanaman. Serangga dewasanya meletakkan telur pada jaringan-jaringan bonggol atau di sekitarnya. Langkah pemberantasannya mencakup pencacahan bonggol dan batang semu agar pembusukan berlangsung lebih cepat, menjerat dan menangkap serangga-serangga dewasa, menggunakan bahan perbanyakan yang tidak terserang, merusak tempat berlindung dan tempat makan serangga dewasa dengan cara menjaga kebersihan lahan di sekitar tanaman, dan menggunakan insektisida. Dua macam 'thrips' menyerang tanaman pisang. 'Thrips' bunga, "thrips florum, berukuran kecil, dapat memasuki buah yang sedang berkembang ketika brakteanya masih ada. Serangga ini bertelur di situ dan memakan buah-buah yang muda, menyebabkan buah berkulit kasar dan kadang-kadang menjadi pecah-pecah. 'Thrips' merah karat (Chaetanaphothrips signipennis) memakan bagian-bagian tempat perlekatan buah pisang pada tandannya, menimbulkan warna kemerah-merahan. Pemberantasan hama ini dilakukan dengan insektisida atau pembungkusan tandan; membantu koloni semut berada di sekitar tempat itu juga dapat bermanfaat. Nematoda-pelubang (Radopholus similis) adalah jenis nematoda yang paling merusak. Bercak-bercak atau bintik bintik hitam pada akar menunjukkan adanya serangan yang kemudian diikuti oleh infeksi jamur. Tanaman yang terserang hebat hanya tinggal berupa batang berakar busuk, yang mudah roboh jika telah terbentuk tandan buah. Langkah-langkah pemberantasannya mencakup pembuangan tanaman yang terserang,
Panen dan Pasca Panen
Panen Buah pisang dipanen ketika masih mentah.

Tingkat kematangan diperkirakan dari adanya siku-siku pada individu buah; buah yang penampang melintangnya lebih bulat berarti lebih matang.

Sewaktu berat buah meningkat dengan cepat sejalan dengan menghilangnya siku-siku pada buah, buah pisang juga menjadi lebih rentan terhadap kerusakan selama pengangkutan, dan buah itu tidak dapat bertahan lama, karenanya harus dipetik lebih awal.

Untuk memanen pisang diperlukan 2 orang, si pemanen dan si pengumpul. Si pengumpul menyandang bantalan bahu untuk menahan jatuhnya tandan setelah si pemanen menusuk batang pisang dengan parang, sehingga bagian atas pohon beserta tandannya merunduk. Diperlukan satu galah bambu untuk menopang tandan sampai menyentuh bantalan di bahu: Setelah tandan itu merendah dengan cara begitu, si pemanen memotong gagang tandan dengan menyisakan sebagian gagang yang masih berada pada tandan, yang digunakan sebagai pegangan.

Tandan-tandan itu kemudian diangkut dengan hati-hati ke ruangan pengepakan melalui sistem kabel atau dengan gerobak yang ditarik oleh traktor.

Penanganan pasca panen Tandan yang telah dipanen kemudian dipotong menurut sisiran, dan bekas-bekas bunga pada sisiran itu dibuangi, sisiran dicuci, disortir, dan dipak dalarn kotak-kotak karton. Sebagai tambahan, buah pisang itu diperlakukan dengan fungisida untuk menghindari busuknya sisiran buah itu. Daya simpan pisang mentah berkisar antara 21-30 hari pada suhu 13-15° C.

Kalsium karbida (CaCO2) atau larutan etefon dapat digunakan untuk mematangkan buah tua-mentah.

Pada perlakuan kalsium karbida, buah pisang dikenai bahan ini selama 24-36 jam dalam sebuah wadah tertutup, sedangkan pada perlakuan etefon, pencelupan selama 5 menit sudah cukup efektif.

Pada pengusahaan secara komersial besar-besaran digunakan gas etilena. Pisang diperlakukan selama 24 jam dalam kamar tertutup yang berisi etilena dan suhunya dipertahankan 14-18° C. Setiap 24 jam sekali kamar dibuka untuk ventilasi sampai buah-buah pisang itu mencapai warna yang disenangi konsumen.

Rabu, 26 Desember 2012

kicau burung indonesia









Umumnya burung kacamata dan opior berukuran kecil, panjang antara 9 cm sampai yang terbesar 14 cm, seperti cikrak dengan bulu zaitun kehijauan atau kekuningan, paruh kecil, ramping, dan sedikit melengkung, sayap pendek, dan kaki kecil kuat.
Burung ini sangat gesit, bergerak tidak kenal lelah. Sering membentuk kelompok campuran, beterbangan di antara puncak pohon, mencari buah-buahan kecil dan serangga. Seperti sesap madu, mendatangi bunga-bungaan untuk mengisap madunya.
Suara berupa cicitan dan ketikan. Sarang berbentuk mangkuk yang bersih dan rapi, ditempatkan pada percabangan pohon.
Ada sepuluh jenis burung ini di kawasan Sunda Besar (Kalimantan, Jawa-Bali dan Sumatera).
Burung kacamata yang hanya endemik di wilayah Sumatera adalah burung kacamata Enggano atau Zosterops salvadorii, sementara burung yang khusus endemik di Jawa adalah burung Opior Jawa (Lophozosterops javanikus) yang terdiri dari L. j. javanica (Jawa Tengah) dan L. j. frontalis (Jawa Barat).
Burung kacamata dan opior endemik Kalimantan adalah burung kacamata belukar atau Zosterops everetti, burung opior kalimantan atau Oculocincta squamifrons, burung opior mata hitam atau Chlorocharis emiliae.
Burung kacamata topi-hitam atau topi-hitam Zosterops atricapilla hanya endemik di Kalimantan dan Sumatera sementara burung kacamata jawa atau Zosterops flaus endemik di Jawa dan Kalimantan.
Burung opior yang khusus endemik di Jawa dan Bali adalah burung opior jawa atau Lophozosterops javanikus. Sementara burung kacamata gunung atau Zosterops montanus hanya ada di Sumatera, Jawa dan Bali.
Burung kacamata yang merupakan endemik di Sumatera, Jawa-Bali dan Kalimantan adalah burung kacamata laut atau Zosterops chloris.
Ciri-ciri identifikasi burung kacamata
  1. Kacamata biasa atau Zosterops palpebrosus terdiri dari ras Z. p. melanura (bagian terbesar jawa) dengn perut kuning seluruhnya, dan ras Z. p buxtoni dan auriventer (jawa ujung barat, Kalimantan, Sumatera) memiliki pita kuning sempit pada perut tengah bawah.
  2. Kacamata Enggano atau Zosterops salvadorii seperti Kacamata biasa tetapi perut berwarna putih krem.
  3. Kacamata topi-hitam atau Zosterops atricapilla memiliki kening dan mahkota kehitaman.
  4. Kacamata belukar Zosterops everetti seperti Kacamata biasa tetapi pita pada dada bawah tengah kuning lebih lebar; mahkota depan kekuningan.
  5. Kacamata gunung atau Zosterops montanus punya iris pucat; tidak ada warna kuning pada perut; sisi tubuh kecoklatan.
  6. Kacamata Jawa Zosterops flaus lebih kecil dan lebih kuning dari kacamata laut; tidak ada hitam pada kekangnya.
  7. Kacamata laut Zosterops chloris berukuran lebih besar dan pucat daripada kacamata jawa; bintik di sekitar kekang hitam.
  8. Opior Jawa atau Lophozosterops javanikus pada tenggorokan berwarna abu-abu, lingkar mata tidak lengkap, dan kekang kuning. Burung ini ada dua jenis yakni L. j. javanica (Jawa tengah) dan L. j. frontalis (Jawa barat).
  9. Opior Kalimantan atau Oculocincta squamifrons berukuran sangat kecil; lingkar mata putih sempit; mahkota depan berbintik-bintik.
  10. Opior mata-hitam atau Chlorocharis emiliae berukuran besar; paruh panjang kemerahan; lingkar mata dan kekang hitam.
Sumber informasi dan gambar: Buku Burung-burung di Sumatera, Jawa, Bali dan Kalimantan, oleh John MacKinnon, Karen Phillipps dan Bas van Balen, terbitan LIPI – Burung Indonesia

Sabtu, 03 November 2012

joint partner RI -Aus.

sumber : http://www.republika.co.id/berita/ekonomi/makro/12/07/03/m6l2jp-australia-akan-buka-peternakan-sapi-di-indonesia

 Australia akan Buka Peternakan Sapi di Indonesia


DARWIN -- Indonesia dan Australia bersepakat untuk membuka peternakan sapi di Indonesia. "Kita ingin dual track dalam peternakan sapi," kata Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, Selasa (3/7).

Presiden menyampaikan hal itu dalam jumpa pers bersama dengan PM Australia Julia Gillard. Seperti dilaporkan wartawan Republika Nasihin Masha, pernyataan bersama dilakukan usai pertemuan bilateral kedua negara di Gedung Parlemen Northern Territory di Darwin. Jumpa pers dilakukan di halaman belakang parlemen yang menghadap ke laut.

Sejak kedatangan Presiden, media di Australia sudah memuat berita tentang penurunan ekspor ternak Australia ke Indonesia. Hal ini karena produksi ternak di Indonesia terus meningkat. Sehingga Indonesia mengurangi impor ternak sapi. Karena itu Indonesia mengundang Australia untuk berinvestasi membuka peternakan sapi di Indonesia. "Selama ini cuma first track, membeli sapi dari Australia," kata SBY.

Melalui kebijakan dual track, kata Presiden, akan memberikan manfaat riil bagi kedua negara. Perundingan soal peternakan sapi ini tergolong a lot karena Australia tetap menginginkan ekspor sapi belaka, dan bukan investasi membuka peternakan sapi. Namun Indonesia sudah melakukan percobaan membangun peternakan sapi di Temanggung, Jawa Tengah, dengan bibit dari Australia. Hal ini bisa menjadi pendorong bagi pengusaha Australia untuk berinvestasi membangun peternakan sapi.

Dalam pertemuan bilateral itu, mereka juga bersepakat dalam hal perdagangan manusia, penyelendupan manusia, hankam, pariwisata, transportasi udara, pendidikan, ekstradisi, perdagangan, dan infrastruktur.

Presiden menyampaikan bahwa volume perdagangan Indonesia-Australia naik tajam pada 2010-2011. "Naik 29 persen," katanya. Kendati demikian, ia menilai masih banyak peluang untuk meningkatkan hubungan dagang kedua negara. Karena itu, SBY menargetkan volume perdagangan kedua negara menjadi 15 miliar dolar AS pada 2015. "Semoga bisa tercapai," katanya.

Rabu, 01 Februari 2012

makanan cemilan




OLEH OLEH BANDUNG (MARTABAKBOLU.COM)

Jalan-jalan ke kota kembang jangan lupa beli martabak bolu oleh-oleh Bandung yang tidak berminyak......kulitnya tipis dan rasanya seperti bolu.....



Martabak Bolu Golden Bell adalah Jajanan Oleh Oleh khas Bandung telah memperoleh sertifikasi :

MUI Halal no. 01101036331108
Depkes P-IRT no. 306327301835

Beda Martabak bolu GOLDEN BELL dengan martabak biasa :

Martabak bolu tidak berminyak, kulitnya tipis dan rasanya seperti bolu.

Tanpa bahan pengawet sedikitpun.

Tidak harus disajikan dalam keadaan panas.

( martabak biasa lebih enak dimakan selagi panas, agar minyaknya tidak mengumpal )
Walaupun dingin tetap empuk (tidak keras seperti martabak pada umumnya)

Rasa Martabak Bolu Golden Bell :

Keju Rp. 31.000

Keju Coklat Rp. 31.000

Kacang Coklat Rp. 31.000

Keju Kismis Rp. 35.000

Keju Kacang Coklat Rp. 37.500

ALAMAT MARTABAK BOLU GOLDEN BELL :

Jl.Dangdeur Indah II no.1 (SuryaSumantri)
Bandung 40163
Telp. 08164214477, (022) - 70760391 atau add PIN BB 21E58FE2


Dari Jakarta keluar dari tol Pasteur belok kiri atau pulang ke Jakarta sebelum masuk tol Pasteur belok kanan 800 m.

Melewati Universitas Maranatha, sebelum Apartmen Majesty Belok kanan.

Jl. Dangdeur ada disebelah rumah Jl. Suria Sumanti no. 94 (Auto Bridal Car Wash) .

Masuk portal belok kiri, lalu belok kanan pertama.

lokasinya persis di depan sekolah TK Anakku.

Khusus bis wisata, pesan minimal 15 box sebelum pukul 12 diantar ke tempat persinggahan atau ke tempat makan siang/malam

LOKASI PENGAMBILAN MARTABAK BOLU DI JAKARTA, POOL TRAVEL XTRANS :

Blora, Semanggi, Pancoran, Fatmawati, Pondok Indah, Kelapa Gading, Jatiwaringin, Tomang, Blok M, Bintaro, Serpong, Karawaci, Cibubur, bandara Soekarno Hatta.
(pesan hari ini sebelum jam 14.00, dapat diambil besok pagi mulai jam 8.00)

Biaya exspedisi XTRANS :

1 box = Rp. 15.000
3-4 box = Rp. 18.000
5-6 box = Rp. 21.000
7-8 box = Rp. 24.000
9 box = Rp. 25.000
11-20 box = Rp. 40.000


PENGIRIMAN VIA KERETA API UNTUK JAJANAN MAKANAN ENAK OLEH OLEH KHAS BANDUNG MARTABAK BOLU, (BIAYA EXPEDISI RP.30.000 S/D RP. 40.000 UNTUK 3 S/D 20 BOX) :

Tasikmalaya, Banjar, Cirebon, Tegal, Pekalongan, Semarang, Cepu, Bojonegoro, Purwokerto, Kroya, Gombong, Kebumen, Kutoarjo, Yogyakarta, Klaten, Solo, Sragen, Madiun, Nganjuk, Kertosono, Jombang, Mojokerto, Sidoarjo, Bangil, Surabaya.

(Biaya ekspedisi via kereta api Rp.30.000 s/d Rp.40.000 untuk 1 s/d 20 box)

Pengiriman menggunakan TIKI JNE, (pesan hari ini sebelum jam 14.00, besok sampai di tujuan) biaya untuk 1 box:

Balikpapan Rp .29.000,
Bandar Lampung Rp. 21.000,
Banjarmasin Rp. 29.000,
Batam Rp. 25.000,
Bengkulu Rp. 26.000,
Cilegon Rp. 15.000,
Serang Rp. 14.000,
Cirebon Rp. 17.000,
Denpasar Rp. 22.000,
Jambi Rp. 23.000,
Jakarta Rp. 13.000,
Cikarang Rp. 19.000,
Depok Rp. 17.000,
Cibubur Rp. 16.000,

Karawang Rp. 19.000, Tanggerang Rp. 15.000, Balaraja Rp. 18.000, Cikupa Rp, 18.000, Ciledug Rp. 18.000, Curug Rp. 18.000, Jurang Mangu Rp. 18.000, Legok Rp. 18.000, Pamulang Rp. 18.000, Pondok kacang Rp, 18.000 Pondokaren Rp. 18.000, Serpong/BSD Rp. 18.000, Makasar Rp. 29.000, Mataram Rp. 29.000, Medan Rp .28.000, Belawan Rp. 37.000, Binjai Rp. 36.000, Tanjung Morawa Rp. 36.000, Padang Rp. 25.000, Palembang Rp.23.000, Pangkal Pinang Rp. 24.000, Pekan Baru Rp .25.000, Pontianak Rp. 28.000, Semarang Rp. 18.000, Ambarawa Rp. 23.500, Batang Rp. 26.000, Demak Rp. 26.000, Kendal Rp. 24.000, Kudus Rp. 24.000, Salatiga Rp. 23.500, Solo Rp.18.000, Boyolali Rp. Rp. 24.000, Karang Anyar Rp. 24.000, Kartosuro Rp. 24.000, Klaten Rp. 24.000, Sragen Rp. 24.000, Sukohardjo Rp. 24.000, Wonogiri Rp. 24.000, Sukabumi (kodya) Rp.15.000, Surabaya Rp.20.000, Gresik Rp. 25.000, Mojokerto Rp. 24.000, Sidoardjo Rp. 25.000, Malang Rp.24.000, Pandaan Rp.29.000, Yogyakarta Rp.18.000, Bantul Rp. 23.000, Magelang Rp. 23.000, Muntilan Rp. 23.000, Prambanan Rp. 23.000, Sleman Rp. 23.000, dll.

Pembayaran :

Transfer ke BCA ac. 2331262945, a.n. Nadia Damara S.

makanan cemilan









martabak terang bulan

Bahan Kulit:
250 gr tepung terigu
1 sdt ragi instan (yeast)
150 gr gula pasir
375 cc santan hangat
2 butir telur
¼ sdt soda kue
Bahan Isi menurut selera:

Kacang tanah, sangrai, kupas, cincang
Wijen, sangrai
Gula pasir
Coklat
Keju Parut
Susu kental manis

Cara Membuat:
Masukkan ragi ke dalam santan hangat, aduk sampai larut dan berbuih, sisihkan.

Campur tepung dan gula, buat lubang ditengahnya, masukkan telur ke dalamnya.

Uleni sambil dituangkan larutan santan, sampai gula larut, masukkan soda kue, uleni kembali sampau tercampur rata.

Biarkan kurang lebih 15-20 menit di tempat yang hangat.

Panaskan wajan martabak dan olesi margarine.

Tuang adonan ke dalamnya sampai naik dan permukaannya agak mengering dan bagian luarnya menjadi kecoklatan.

Angkat dan letakkan ke atas telenan potong.

Taburkan gula pasir ke permukaan martabak hingga rata.

Disusul dengan susu kental manis.

Sesuai dengan selera, taburi bahan kesukaan anda dan bahan taburan dapat dikombinasi.

Lipat martabak menjadi 2, potong menurut selera.
Untuk 10-12 potong

makanan cemilan









Profile


MARTABAK ALIM didirikan oleh SUHANTO atau yang lebih sering di kenal dengan nama "ALIM" pada November 2007 di BEKASI.

"MARTABAK ALIM" terus berkembang pesat , cabang MARTABAK ALIM kini telah tersebar di
Jakarta, Bogor,Depok, Tangerang, Bekasi, Bandung, Jogjakarta, Surabaya, Bangka.

Kelebihan Martabak Alim

Martabak "ALIM" adalah Martabak dengan beragam pilihan rasa yang pas dengan selera masyarakat Indonesia, keunggulan "MARTABAK ALIM" di bandingkan dengan martabak lainnya adalah :


"MARTABAK ALIM" memiliki 35 variant rasa untuk martabak manis, 18 variant rasa untuk martabak telor, dan MARTABAK BURGER sehingga customer dapat memilih Rasa yang sesuai dengan seleranya.

"MARTABAK ALIM" memiliki 3 variant ukuran untuk MARTABAK MANIS : UNYIL , MINI dan JUMBO.

"MARTABAK ALIM" terbuat dari bahan baku yang berkualitas dan 100% HALAL

"MARTABAK ALIM" memiliki cita rasa istimewa dan lezat

"MARTABAK ALIM" memiliki harga yang terjangkau sehingga dapat di jangkau oleh seluruh lapisan masyarakat

"MARTABAK ALIM" membuka kesempatan bagi Anda sekalian untuk menjadi mitra kami dan meraih kesuksesan bersama kami.
"MARTABAK ALIM" merupakan peluang usaha yang patut di pilih, karena "MARTABAK ALIM" bukanlah makanan jenis trend sesaat dengan potensi pasar yang cukup luas dan prospektif.


Adapun Keuntungan bermitra dengan kami :

100 % keuntungan menjadi milik anda.

RETURN OF INVESMENT yang tergolong cepat.

Calon Partner tidak perlu memiliki pengalaman dalam bidang ini.

Pendampingan karyawan saat grand opening.

Jaminan Supply barang dan bahan baku yang terikat dengan sponsor.

100 % usaha dan peralatan menjadi milik anda.

Bimbingan training karyawan.

Mendapatkan pinjaman tenaga ahli Cuma2 selama 3 minggu.

Diberikan kebebasan belanja kebutuhan toko kecuali barang-barang yang terikat dengan sponsor dan supplier resmi manajemen MARTABAK ALIM, seperti : Margarine ALIM, Keju ALIM, Silver Bullion, Susu kental Cap Enak, kantung plastic dan kardus kemasan.

MARTABAK ALIM telah menjalin kerjasama dengan beberapa perusahaan terkemuka antara lain :

PT. Indolakto
PT. Sinar Meadow International Indonesia
PT. Australia Indonesia Milk Indonesia

makanan cemilan




Resep:Martabak manis

Dari Wikibooks Indonesia, sumber buku teks bebas berbahasa Indonesia
Martabak manis | Daftar kue

Martabak manis dikenal juga sebagai martabak kue atau martabak terang bulan. Cara membuatnya sederhana, namun penganan ini mengandung banyak lemak sehingga perlu berhati-hati dalam mengonsumsinya.


Bahan-bahan
300g tepung terigu
500ml susu segar
1 bungkus ragi roti kering
1 bungkus baking powder
3 butir telur ayam
50g gula pasir
1 sdt garam
mentega untuk menggoreng

Isi/Atasan
Keju parut
Cokelat butir (meses)
Kacang tanah dihancurkan kasar.

Cara membuatnya
Semua bahan dicampur dan diaduk.
Siapkan wajan datar/pan (diameter lk. 25cm) dan panaskan mentega hingga cair dan panas.
Kecilkan api.

Tuangkan campuran bahan dan tunggu hingga setengah matang (waktunya singkat, tampak uap keluar dari permukaan)

Taburkan isi/atasan sesuai selera.
Setelah matang (lk. setengah menit) angkat dan lepaskan kue dari wajan.

Lipat kue hingga berbentuk setengah lingkaran.
Potong-potong.
Hidangkan.

Kategori: KueResep dari Indonesia

Sabtu, 28 Januari 2012

TEMU GIRING

wwwkamusbesar.com






TEMUGIRING
sumber : "INFORMASI HERBAL"tanamanherbal.wordpress.com


Nama latin: Curcuma heyneana Val.V.Zyp


Nama daerah: Temu reng


Deskripsi tanaman: Semak semusim, batang semu terdiri atas pelepah daun, permukaan licin warna hijau. Daun tunggal, permukaan licin, berpelepah warna hijau. Perbungaan majemuk, mahkota kuning muda


Habitat: Tumbuh liar di pekarangan dan ladang pada tanah lembab dan sedikit cahaya pada dataran rendah sampai 900 m dpl.


Bagian tanaman yang digunakan: Rimpang


Kandungan kimia: Minyak atsiri; Zat pati


Khasiat: Antelmintik


Nama simplesia: Curcumae heyneanae Rhizoma



Resep tradisional:



Cacingan

Rimpang temu giring segar 4 g; Air secukupnya, Temu giring diparut kemudian diseduh dengan air mendidih hingga diperoleh 1/4 cangkir, Diminum 1 kali sehari 1/4 cangkir.




Bau badan

Rimpang temu giring segar 1/2 jari tangan; Air mendidih 100 ml, Diseduh, Diminum 1 kali sehari 100 ml.




Kegemukan

Rimpang temu giring segar 1/2 jari tangan; Daun kemuning segar 1 genggam; Daun pacar kuku segar 1 genggam; Air secukupnya, Dipipis, Diminum 1 kali sehari 1/4 cangkir.



sumber :www.suarakarya-online.com

Sehat dengan Temu Giring
Oleh Prof Hembing Wijayakusuma

Minggu, 13 Agustus 2006
Temu giring merupakan suatu tumbuhan tahunan. Tumbuhan temu giring memiliki ketinggian mencapai 2 meter. Temu giring tumbuh liar di hutan-hutan, terutama pada hutan jati. Herba temu giring memiliki rimpang yang tumbuh menyebar ke kiri dan kanan batang secara memanjang sehingga terlihat kurus dan bengkok ke bawah. Rimpang bagian samping umumnya memiliki rasa yang lebih pahit, dan bila dibelah akan terlihat dagingnya yang berwarna kuning dan berbau aromatis khas temu giring.
Temu giring oleh masyarakat Jawa Timur maupun Jawa Tengah telah sejak lama dimanfaatkan sebagai obat untuk kecantikan yang dikenal sebagai lulur yang bermanfaat untuk menghaluskan kulit, dan banyak manfaat lainnya bagi masyarakat yang peduli terhadap kesehatan.
Kandungan kimia temu giring adalah minyak atsiri, amilun, damar, lemak, tannin dan lainnya.
Sedangkan manfaat temu giring adalah untuk mengatasi perasaan tidak tenang atau cemas, jantung berdebar-debar, cacingan entah karena cacing kremi atau cacing gelang, sembelit, disentri, haid tidak teratur, rematik, menambah nafsu makan, meningkatkan stamina, berat badan anak-anak menurun, menghaluskan kulit, jerawat, luka, koreng, cacar air, batuk, dan lainnya.
Dosis pemakaian: untuk pemakaian luar dapat menggunakan temu giring secukupnya, dihaluskan lalu dibalurkan pada bagian yang sakit. Sedangkan untuk pemakaian dalam, gunakan 5-20 gram temu giring direbus dengan air secukupnya lalu disaring dan airnya diminum selagi hangat.
Untuk pemakaian luar:

Luka pada kulit atau koreng. Gunakan temu giring yang telah diparut, tambahkan santan kelapa secukupnya, bubuk tawas secukupnya lalu diaduk rata dan ditempelkan pada bagian yang luka.
Menghaluskan kulit. Gunakan 50 gram temu giring, 30 gram daun kemuning, 25 gram kulit jeruk mandarin kering, 150 gram beras yang telah direndam hingga empuk, semua bahan ditumbuk halus. Ambil 1-2 sendok makan bubuk tersebut, tambahkan air secukupnya lalu balurkan pada kulit tubuh sambil digosok-gosok hingga kotoran keluar. Lakukan sebelum mandi.
Bisa juga menggunakan 10 gram temu giring yang dihaluskan, tambahkan air mawar secukupnya. Ketan hitam yang telah direndam dihaluskan, kemudian dibalurkan pada bagian kulit tubuh dengan menggosok-gosokan pada kulit hingga keluar kotoran dari kulit. Lakukan secara teratur 2-3 kali seminggu.
Untuk pemakaian dalam: Perasaan tidak tenang atau cemas. Gunakan 15 gram temu giring diiris tipis, 30 gram daun kemuning, 30 gram pacar air direbus dengan 400 cc air hingga tersisa 200 cc, lalu disaring dan diminum airnya selagi hangat. Lakukan pada pagi hari.
Jantung berdebar-debar. Gunakan 5 gram temu giring dipotong-potong, 3 siung bawang merah, 5 gram pulasari, 1 sendok teh adas, 5 butir angco yang telah dibuang bijinya. Semua bahan tersebut direbus dengan 600 cc air hingga tersisa 300 cc, lalu diminum dua kali sehari masing-masing 150 cc.
Menghaluskan kulit. Gunakan 10 gram temu giring diparut, tambahkan 50 cc air masak lalu diperas. Kemudian air perasan tersebut ditambahkan madu secukupnya, lalu aduk rata dan diminum. Lakukan secara teratur 2kali sehari.
Disentri. Gunakan 10 gram temu giring dipotong-potong, 5 gram daun delima putih muda, 5 gram adas, 1 jari pulasari ditumbuk hingga halus. Kemudian diseduh dengan 200 cc air mendidih lalu disaring dan airnya diminum selagi hangat.
Berat badan pada anak menurun. Gunakan 5 gram temu giring, 20 gram daun kemuning, 20 gram daun pacar kuku direbus dengan 800 cc air hingga tersisa 450 cc. Kemudian disaring dan airnya diminum 3 kali sehari masing-masing 150 cc.
Cacingan. Gunakan 5 gram temu giring diparut, tambahkan 100 cc air panas dan diamkan selama kurang lebih 2 jam, kemudian disaring dan airnya diminum pagi hari sebelum makan. Atau gunakan 10 gram temu giring, 10 gram temu hitam, 10 gram lempuyang wangi, 7 gram adas direbus dengan air secukupnya hingga mendidih, disaring. Lalu airnya diminum pagi hari sebelum sarapan.
Sembelit. Gunakan 10 gram temu giring, 1 jari pulasari, 5 gram adas, gula merah secukupnya direbus dengan 600 cc air hingga tersisa 300 cc lalu disaring dan airnya diminum. Lakukan 2 kali sehari masing-masing 150 cc.
Catatan: Untuk penyakit yang serius dianjurkan tetap konsultasi ke dokter. Untuk penggunaan resep tanaman obat dilakukan sesuai anjuran 1-2 kali sehari.

[Prof HM Hembing Wijayakusuma, ahli pengobatan trasidional dan akupunktur,
Ketua Umum Perhimpunan Pengobatan Tradisional & Akupunktur
se-Indonesia (Hiptri)]

Rabu, 16 Februari 2011

Diserang Hama, Produksi Padi Lamongan Anjlok Penulis: Adi Sucipto | Editor: Glori K. Wadrianto Jumat, 11 Februari 2011 | 15:45 WIB Dibaca: 88Komentar:

LAMONGAN, KOMPAS.com — Musim tanam tahun 2010, kondisi pertanian padi di Lamongan mengalami kendala akibat perubahan iklim dan serangan hama wereng. Produksi padi mencapai 857.000 ton dengan produktivitas 6,205 ton per hektar. Produksi tersebut turun 35.000 ton dibanding produksi padi tahun 2009 sebanyak 892.613 ton.

Dinas Pertanian dan Kehutanan Kabupaten Lamongan, Jawa Timur, menetapkan target produksi padi musim tanam tahun ini sama dengan tahun lalu sebanyak 834.368 ton. Sasaran luas panen padi ditetapkan sebesar 130.903 hektar dengan perkiraan rata-rata produktivitas 6,359 ton per hektar.

Kepala Dinas Pertanian dan Kehutanan Mustakim Arif, Jumat (11/2/2011), menyatakan kondisi cuaca tahun ini diperkirakan sama dengan musim lalu sehingga target produksi sama dengan tahun lalu. Perkiraan dari Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika kondisi cuaca tahun ini masih akan sama dengan tahun lalu.

Mustakim menyebutkan, musim tanam pertama tahun ini luas tanam padi di Lamongan mencapai mencapai 70.325 hektar. Hingga akhir Januari, sudah ada 14.043 hektar yang dipanen. Menyiasati hama wereng pihaknya menyiapkan beberapa langkah termasuk mengatur pola tanam, gerakan pengendalian dini hama tanaman, serta pemberantasan hama secara represif. "Awal tahun ini, hama wereng sudah menyerang 11.000 hektar lahan padi, 765 hektar di antaranya dinyatakan puso," ujarnya.

Bupati Lamongan Fadeli bersyukur meskipun cuaca tidak menentu dan ada serangan hama, produksi padi di Lamongan masih melampaui target. "Turunnya produksi sebesar 35.000 ton belum menggeser Lamongan sebagai produsen padi terbesar di Jawa Timur," ujarnya.

Fadeli meminta petugas penyuluh lapangan aktif turun memberikan penyuluhan dan pemantauan hama agar petani tidak salah langkah. Petani diimbau agar benar-benar mematuhi pola tanam sehingga bisa memutus rantai tumbuh kembang hama tanaman. "Produksi padi Lamongan tahun ini masih bisa ditingkatkan jika bisa menggenjot produktivitas menjadi 7 ton per hektar," katanya.

Jumat, 09 April 2010

hasil penelitian

http://www.kalbe.co.id/files/cdk/files/13_149_Pengaruhpendedahanmorfin.pdf/13_149_Pengaruhpendedahanmorfin001.png

tanaman obat indonesia







sumber pustaka
http://www.iptek.net.id/ind/pd_tanobat/gambar/temu_hitam.jpg
Temu Hitam

(Curcuma aeruginosa Roxb.)

Sinonim :
--

Familia :
Zingiberaceae

Uraian :
Temu hitam terdapat di Burma, Kamboja, Indocina, dan menyebar sampai ke Pulau Jawa. Selain ditanam di pekarangan atau di perkebunan, temu hitam juga banyak ditemukan tumbuh liar di hutan jati, padang rumput, atau di ladang pada ketinggian 400--750 m dpl.

Terna tahunan ini mempunyai tinggi 1--2 m, berbatang -semu yang tersusun atas kumpulan pelepah daun, berwarna hijau atau cokelat gelap. Daun tunggal, bertangkai panjang, 2--9 helai.
Helaian daun bentuknya bundar memanjang sampai lanset, ujung dan pangkal runcing, tepi rata, pertulangan menyirip, warnanya hijau tua dengan sisi kiri - kanan ibu tulang daun terdapat semacam pita memanjang berwarna merah gelap atau lembayung, panjang 31--84 cm, lebar 10--18 cm.
Bunganya bunga majemuk berbentuk bulir yang tandannya keluar langsung dari rimpang, panjang tandan 20--25 cm, bunga mekar secara bergiliran dari kantong-kantong daun pelindung yang besar, pangkal daun pelindung berwarna putih, ujung daun pelindung berwarna ungu kemerahan. Mahkota bunga berwarna kuning.
Rimpangnya cukup besar dan merupakan umbi batang. Rimpang juga bercabang-cabang. Jika rimpang tua dibelah, tampak lingkaran berwarna biru kehitaman di bagian luarnya. Rimpang temu hitam mempunyai aroma yang khas.
Perbanyakan dengan rimpang yang sudah cukup tua atau pemisahan rumpun.

Nama Lokal :
NAMA DAERAH Sumatera: temu erang, t. itam (Melayu). Jawa: koneng hideung (Sunda), temu ireng (Jawa). Nusa Tenggara: temo ereng (Madura), temu ireng (Bali). Sulawesi: tamu leteng (Makasar), temu lotong (Bugis). NAMA asing Ezhu (C). NAMA SIMPLISIA Curcumae aeruginosae Rhizoma (rimpang temu hitam).


Penyakit Yang Dapat Diobati :
Rimpang rasanya pahit, tajam, dan sifatnya dingin.
Berkhasiat peluruh kentut (karminatif), peluruh dahak, meningkatkan nafsu makan (stomakik), anthelmintik, dan pembersih darah setelah melahirkan atau setelah haid.

EFEK FARMAKOLOGIS DAN HASIL PENELITIAN Hasil penelitian pengaruh perasan rimpang temu hitam terhadap cacing askaris babi in vitro dan kontraksi usus halus (jejunum) marmut terpisah in vitro seperti berikut.

Perasan rimpang dapat membunuh askaris babi seperti piperasin sitrat. Beningan rimpang dapat menekan amplitudo kontraksi spontan usus kelinci (FX.S.Dirdjosudjono, Taroeno, Sudjiman, dkk., Bagian Farmakologi, FKH dan Bagian Farmakologi Farmasi, FF UGM).

Berdasarkan penelitian daya membunuh cacing (anthelmintik) rimpang temu hitam pada cacing askaris babi secara in vitro, ternyata daya anthelmintik minyak asirinya paling kuat dibandingkan dengan perasan ataupun infus temu hitam (Taroeno, Kun Sumardiyah S., dan Sugiyanto, Bagian Biologi Farmasi, FF UGM).

Telah dilakukan penelitian daya antelmintik rebusan rimpang temu hitam terhadap Ascaridia galli in vitro. Ternyata, rebusan irisan temu hitam dapat mematikan cacing dalam waktu 7--17 jam, sediaan rebusan parutan dalam waktu 11--20 jam, dan sediaan serbuk dalam waktu 11--25 jam.

Kandungan minyak asiri terbesar pada sediaan irisan (Endah Eny Riayati, Fakultas Farmasi UGM, 1989. Pembimbing: Drs. Sudarto, Apt. dan Dra. Sri Sumarni, SU).

Kadar minyak asiri maksimum terdapat pada waktu rimpang belum bertunas dan mengeluarkan batang/ daun. Kadar minyak asiri yang tumbuh di Hortus Medicus Tawangmangu selama tumbuh berkisar 0,25%-0,50% (A. Indrawati, Supardi, Laboratorium Biologi Farmasi, Fakultas Farmasi UGM, 1979).

Pemanfaatan :

BAGIAN YANG DIGUNAKAN Bagian tanaman yang digunakan sebagai obat adalah rimpangnya.
Cuci rimpang, lalu potong-potong, baru keringkan dengan cara diangin-anginkan agar kandungan minyak asirinya tidak terlalu berkurang.

INDIKASI Rimpang
berkhasiat untuk mengatasi: tidak nafsu makan, melancarkan keluarnya darah kotor setelah melahirkan, penyakit kulit seperti kudis, ruam, dan borok, perut mulas (kolik), sariawan, batuk, sesak napas, dan cacingan

CARA PEMAKAIAN
Untuk obat yang diminum, gunakan rimpang sebanyak 1--2 jari tangan.
Untuk pemakaian luar, cuci rimpang segar secukupnya, lalu kupas dan giling sampai halus. Tambahkan minyak kelapa, aduk merata, lalu gunakan untuk menutup kudis, borok, dan ruam kulit.

CONTOH PEMAKAIAN
Membangkitkan nafsu makan Ambil temu hitam (seukuran ibu jari), cuci, dan iris tipis-tipis. Rebus dengan dua gelas air sampai tersisa satu gelas. Setelah dingin, saring, lalu bagi untuk dua kali minum, pagi dan sore hari, sebelum makan.

Membersihkan setelah melahirkan
Cuci temu hitam (dua jari tangan), lalu buang kulitnya. Tumbuk sampai halus, tambahkan setengah cangkir air panas, lalu aduk merata. Setelah dingin, saring dengan sepotong kain dan minum sekaligus. Lakukan selama tiga hari setelah melahirkan.

Batuk berdahak, sesak napas Cuci rimpang segar temu hitam (25 g), lalu potong tipis-tipis. Rebus dengan dua gelas air sampai mendidih selama 20 menit. Setelah dingin, saring, lalu bagi dua sama banyak untuk diminum pada pagi dan sore hari.


Komposisi :
Rimpang temu hitam mengandung minyak asiri, tanin, kurkumol, kurkumenol, isokurkumenol, kurzerenon, kurdion, kurkumalakton, germakron, a, ß, g-elemene, linderazulene, kurkumin, demethyoxykurkumin, bisdemethyoxykurkumin.



sumber pustaka :/www.wonosari.com/medis-f6/khasiat-jinten-hitam-temu-ireng-t3557.htm

Khasiat Jinten Hitam (Temu Ireng)



Selama berabad-abad jintan hitam digunakan jutaan orang di Asia, Timur Tengah, dan Afrika untuk menjaga kesehatan. Minyak dan herbanya diyakini bisa mengobati penyakit yang berhubungan dengan sistem pernapasan, saluran pencernaan, gangguan lambung dan lever serta untuk meningkatkan sistem kekebalan tubuh.

Dominique (36), warga Mampang Prapatan Jakarta Selatan, medio Januari silam, sakit batuk berkepanjangan. Ia mengaku tenggorokannya gatal bukan main. Obat batuk yang biasa dikonsumsi, tak lagi mempan.

Untunglah dari seorang praktisi kesehatan Totok Aura Dian Kenanga di kawasan Kemang, Dominique kemudian mendapat resep minyak jintan hitam, yakni satu sendok teh minyak jintan hitam dicampur dengan segelas kopi. Sehari dua kali, pagi dan malam, selama 2 hari, ia minum campuran itu. Hasilnya, Dominique tak lagi mengalami batuk berkepanjangan.

Lainnya, Patar (45), sudah sebulan mengalami alergi dingin. Bila kedinginan, pria yang tinggal di Bogor ini mengalami gatal-gatal di sekujur.tubuhnya. Ia lalu mengonsumsi 2 kapsul minyak jintan hitam, pagi dan malam. Tiga hari kemudian gatal-gatal itu pun sirna.

Dari Laut Tengah

Jintan hitam dipercaya berasal dari Mediterania (seputar Laut Tengah), sebelum tersebar ke berbagai belahan dunia, termasuk ke Asia. Bentuknya kecil berserabut, ukurannya tidak lebih dari 3 mm. Jintan hitam termasuk dalam keluarga buttercup (Ranunculaceae).

Ada dua jenis tanaman ini, yakni yang berwarna ungu kebiruan dan putih. Orang-orang di tanah Arab telah mengenal Jintan hitam lebih dari 2.000 tahun lalu. Mereka memanfaatkan tanaman ini untuk mengatasi berbagai gangguan kesehatan, misalnya sakit gigi, flu, nyeri sendi.

Di Arab, jintan hitam dikenal sebagai habbatus sauda (biji yang menyenangkan) atau habbatul baraka, artinya biji yang membawa berkah. Bagi kaum muslim, jintan hitam merupakan anugerah Allah. Anjuran Nabi Muhammad SAW untuk memanfaatkan jintan hitam tercatat dalam sebuah hadis.”Tetaplah berobat dengan Habbatus sauda karena sesungguhnya ia bisa mengobati semua penyakit, kecuali kematian.”

Tak heran, tanaman bemama Latin Nigella sativa L. ini masuk dalam daftar obat alami di buku Al-Tibb al-Nabawi atau pengobatan cara Nabi.

Keampuhan jintan hitam menyebar hingga Mesir, Yunani, dan India. Dalam kuburan Tutankhamen ditemukan narasi bahwa jintan hitam dipakai dokter pribadi Firaun sebagai bahan baku minyak dan salep untuk mengobati gangguan pencernaan. Cleopatra dan Nefertiti memakainya untuk merawat kulit agar tetap lembut.

Pada 460 SM, Hippocrates menyarankan penggunaan tanaman ini untuk membangkitkan vitalitas dan energi, kenyamanan, serta mengatasi kelelahan tubuh dan psikis. Dioscoredes, ahli fisika dari Yunani, diabad I melaporkan bahwa jintan hitam dipakai untuk mengobati sakit kepala, hidung tersumbat, sakit gigi, meningkatkan produksi ASI, dan menyembuhkan penyakit internis.

Tahun 980 M, Ibnu Sina dalam The Cannon of Medicine menyatakan Habbatus sauda sebagai perangsang tenaga dan membantu memulihkan kesegaran tubuh, menstimulasi energi, serta membantu penyembuhan dari kelelahan atau kurang semangat.

Kaya Gizi

Tahun 1960, Mahfouz dan Badr EI-Dakhakhny, peneliti Mesir, mengisolasi zat aktif nigellone dari minyak atsiri jintan hitam. Peneliti menemukan, dua minyak volatil (cenderung menguap pada suhu dan tekanan normal) dalam jintan hitam adalah nigellone dan thymoquinone.

Nigellone mencegah terjadinya kejang otot dan melebarkan saluran pernapasan, sehingga jintan hitam berkhasiat untuk penyakit pernapasan. Nigellone juga bersifat antihistamin, sehingga membantu mengurangi alergi, sedangkan thymoquinone berkhasiat antiradang dan antinyeri. Senyawa ini efektif untuk menggelontor racun tubuh.

Di tahun yang sama El-Dakhakhny melaporkan bahwa minyak jintan hitam memiliki kemampuan meredakan radang sendi. Penelitian di laboratorium mengungkapkan kandungan minyak nigellone dan thymoquinone dalam jintan hitam bersifat antileukimia. Penelitian lainnya, kedua unsur itu membantu meningkatkan sistem kekebalan tubuh dan efektif untuk mengobati asma dan batuk kering.

Riset di bidang AIDS dilakukan Dr. Haqpada di Departemen Biologi dan Pusat Penelitian Medis di Riyadh, Arab Saudi, tahun 1997. Hasilnya, jintan hitam mampu meningkatkan rasio sel T positif dan negatif menjadi 55 persen dengan 30 persen aktivitas pembunuh sel alamiah.

Sebuah literatur dari University of Potchefstroom (1989), Afrika Selatan, menjelaskan jintan hitam dapat meningkatkan kadar ASI pada ibu menyusui. Hal ini ditunjukkan oleh kombinasi lipid portion dan struktur hormon dalam habbatus sauda. Menurut Yellia Mangan, penulis buku Cara Bijak Menaklukkan Kanker, jintan hitam kaya akan nutrisi yang mendukung kekebalan tubuh, termasuk
interferon yang membantu penyembuhan kanker.

Tanaman bernama lain black seed ini juga kaya asam lemak tak jenuh dan asam lemak esensial (asam linoleik dan linolenik). Asam alfa -linolenik (omega 3) asam linoleik (omega6), merupakan substansi yang tidak dapat dibentuk di dalam tubuh, sehingga tubuh harus mendapat suplemen yang mengandung kedua asam tersebut.

Jintan hitam juga mengandung 15 macam asam amino, protein, karbohidrat, minyak volatil dan crude fiber. Kandungan vitamin dan mineralnya meliputi kalsium, potasium, besi, magnesium, selenium, vitamin A, B1, B2, B6, C, E dan niacin. Black seed juga mengandung arginine, yang penting pada masa pertumbuhan balita.

Dari Batuk Kering Hingga Kanker
Jintan hitam yang juga dikenal sebagai black car away, black seed, black cumin, shonaiz (Iran), kolonji (Afrika), telah diproduksi dalam bentuk minyak maupun bubuk. Berikut beberapa resep yang ditawarkan Dian Salma dari klinik Dian Kenanga dan herbalis Yellia Mangan:

1. Batuk kering
Bahan : Minyak jintan hitam, air kopi.
Cara : Campur satu sendok teh minyak jintan hitam ke dalam segelas air kopi. Minum 2 kali sehari.

2. Diabetes
Bahan : 1 mangkuk jintan hitam, 1 mangkuk minyak jintan hitam, 1/2 sendok kulit buah delima.
Cara : Hancurkan semua bahan hingga menjadi bubuk. Ambil setengah sendok ramuan tersebut lalu campur dengan minyak jintan hitam. Minum sebelum sarapan selama sebulan.

3. Flu
Bahan : Minyak jintan hitam
Cara : Teteskan 3-4 tetes minyak jintan hitam ke dalam lubang hidung untuk mengurangi penyumbatan pada hidung.

4. Diare
Bahan : Minyak jintan hitam
Cara : Campur 1 sendok makan minyak jintan hitam dengan semangkuk yoghurt. Minum campuran tersebut 2 kali sehari selama tiga hari.

5. Melancarkan ASI
Bahan : 250 g biji jintan hitam, 250 g madu murni.
Cara : Campur biji jintan hitam dan mafu, aduk sampai rata. Minum 2 sendok makan bersama 1 sendok teh minyaknya setiap hari.

6. Rematik
Bahan : Minyak jintan hitam
Cara : Hangatkan sedikit minyak jintan hitam, gosok secara perlahan di bagian tubuh yang terkena rematik. Untuk mempercepat penyembuhan, minum 1 sendok teh minyak jintan hitam 3 kali sehari.

7. Alergi
Bahan : Minyak jintan hitam
Cara : Minum 1 sendok teh minyak jintan hitam 2 kali sehari.

8. Hipertensi
Bahan : Biji jintan hitam, bawang putih, air panas.
Cara : Masukkan 1 sendok teh jintan hitam ke dalam air panas dengan 2 ptotong bawang putih. Minum airnya setiap pagi sebelum sarapan.

9. Sakit gigi
Bahan : Cuka apel, jintan hitam
Cara : Didihkan 8 ons cuka apel dan 2 sendok teh biji jintan hitam. Ramuan tersebut dipakai untuk kumur-kumur sampai sakitnya hilang.

10. Asma
Bahan : Minyak jintan hitam
Cara : Oleskan minyak jintan hitam di dada dan punggung. Atau campurkan 1 sendok teh minyak jintan hitam ke dalam air mendidih dan hirup uapnya dua kali sehari.

11. Kanker
Bahan : 2-3 g biji jintan hitam, masing-masing 10 g daun sambiloto, temulawak, kunyit, temu putih, temu mangga, ciplukan dan meniran.
Cara : Cuci bersih temulawak, kunyit, temu putih, temu mangga, lalu parut. Hasil parutan tadi dicampur dengan ciplukan, meniran, daun sambiloto. Rebus dengan 2 gelas air hingga tersisa 1,5 gelas. Hancurkan biji jintan hitam hingga halus. Selanjutnya campurkan bubuk biji jintan hitam ke dalam ramuan. Minum ramuan 3 kali sehari, masing-masing 1/2 gelas



KIATHIDUPSEHAT.COM

TEMU KUNCI

Nama Genus : Boesenbergia
Nama Species : Boesenbergia pandurata Roxb
Familia : Zingiberaceae
Nama Umum : Temu kunci

Introduksi:

Teringat tahun delapanpuluhan saya nganter istri belanja ke Pasar Kodim di Pekanbaru, waktu itu kami baru pindah dari Jakarta karena tugas, istri saya nanya ditempat penjual bumbu; Ibu ada Temu Kunci ???Jawabnya : Nggak ada, Tadi ketinggalan dimana kira kira ? dikiraiin kami ketinggalan kunci !!! he he he.

Tanaman ini lebih lazim dikenal oleh para ibu rumah tangga saat memasak di dapur. Temu kunci memang banyak dimanfaatkan sebagai salah satu bumbu penyedap masakan.
Temu kunci yang banyak tumbuh liar di hutan jati ini pada dasarnya bisa tumbuh di sembarang tempat asal tidak tergenang air dan terkena panas langsung. Perbanyakan tumbuhan ini dapat dilakukan dengan penanaman rimpang yang sudah tua dan memiliki anak tunas. Selain itu dapat juga dilakukan dengan memisahkan anakan dari tumbuhan dewasa.

Kandungan kimia:

Rimpang biasanya tumbuh di bawah permukaan tanah secara mendatar dan beruas, sedikit keras, bersisik tipis, dan berbau harum. Anakan rimpang menggerombol kecil di sebelah rimpang induk, menyerupai rangkaian anak kunci. Kandungan kimia yang ada dalam tanaman ini adalah minyak atsiri (terdiri dari kamfer, sineol, metil sinamat, dan hidromirsen), damar, pati, saponin, flavonoid pinostrolerin, dan alipinetin.

Prof Hembing Wijaykusuma dalam bukunya Tumbuhan Berkhasiat Obata: Rempah, Rimpang, dan Umbi, adalah sebagai obat sariawan, masuk angin, perut kembung, sukar buang air kecil, gatal-gatal, keputihan, panas dalam, tuberkulosis, dan lain-lain. Untuk mengatasi sariawan, temu kunci segar secukupnya dibersihkan lalu dikunyah-kunyah dan ditelan. Selain itu, temu kunci digabung dengan buah pinang dikunyah-kunyah lalu dibuang.

Temuan Fakultas Farmasi (FF) Universitas Airlangga, Surabaya, itu dipaparkan oleh dosen dan peneliti Bagian Ilmu Bahan Alam FF Unair, Idha Kusumawati SSi MSi Apt di sela-sela Simposium Internasional Biology, Chemistry, Pharmacology and Clinical Studies of Asian Plants di Surabaya, Senin (9/4).”Temu kunci dan sidaguri (Sida Rhombifolia) mempunyai banyak manfaat bagi kesehatan terutama penyakit kanker,” kata Idha membuka pembicaraan.Dalam penelitian tersebut, FF Unair menggunakan metode Bio-Autograph. Sebuah metode baru untuk memisah kandungan yang ada pada tanaman. Melalui pengujian aktivitas biologis (bioassays), khasiat tanaman temu kunci mengarah pada anti oksidan. Ini karena adanya kandungan pinostrobin dan pinocembrin sebagai isolate anti kanker.

Dengan temuan baru ini, para ahli farmasi tidak perlu lagi melakukan screening panjang untuk menemukan serum atau obat penyakit seperti kanker, alzheimer, malaria, dan demam berdarah. ”Kelambanan para ahli farmasi di Indonesia menemukan obat baru, karena mereka menggunakan media kultur yang memerlukan waktu lama serta sering menemui trial and error. Dengan metode baru ekstrak, tanaman bisa langsung dipisahkan pada lempeng dan dilakukan eluasi sehingga hasilnya dapat segera diketahui, ” ujarnya.Teknik bioassays, dinilai ahli dari University of Geneva, Prof Jean-Luc Wolfender, sesuai dengan tuntutan saat ini, karena mampu memproses penemuan obat secara lebih mudah dan cepat.

Obat masuk angin,
15 gram temu kunci, 1 sendok teh adas, dan 2 jari pulasari, dihaluskan lalu digosokkan pada bagian perut, lakukan 1 sampai 2 kali sehari. Mengatasi perut kembung, 5 gram temu kunci, daun temu kunci secukupnya, ditumbuk hingga halus lalu ditempelkan pada perut sebagai tapal.

Sukar buang air kecil,
temu kunci, adas, dan pulasari dihaluskan lalu dijadikan tapal atau bedak tebal yang ditempelkan pada perut. Mengatasi gatal-gatl, 10 gram temu kunci, 5 gram temu lawak, 15 gram kunyit, dan 15 gram daun ketepeng cina kering dihaluskan lalu dibalurkan pada bagian tubuh yang sakit.

Sebagai obat keputihan,
10 gram temu kunci, 5 gram kunyit, 5 gram temulawak, dan 15 gram sambiloto kering, direbus dengan 1.000 cc air hingga tersisa 400 cc. Lalu disaring dan diminum airnya sebanyak 200 cc, lakukan dua kali sehari.

Obat panas dalam,

10 gram temu kunci yang dipotong-potong, 25 gram daun kumis kucing segar, dan 20 gram daun sosor bebek segar, direbus dengan 800 cc air hingga tersisa 400 cc. Ramuan disaring dan diminum airnya sebanyak 200 cc, lakukan dua kali sehari. Mengatasi tuberkulosis, 15 gram temu kunci dan 4 gram biji pinang dihaluskan lalu ditambahkan 200 cc air masak, kemudian disaring dan diminum airnya

Sumber :
http://www.wikimu.com/news/DisplayNews.aspx?id=2039
http://www.purwakarta.org/index.php/2006/02/01/temu-kunci-obat-sariawan/

Tags: Anti Kanker, bumbu masak, kecantikan, keputihan, masuk angin, obat sariawan, panas dingin, perut kembung, rimpang, sayur bening, temu, temu kunci

DETIKNEWS

Surabaya - Rupanya, temukunci yang kerap digunakan sebagai bumbu membuat sayur bayam, bisa digunakan sebagai obat penyembuh kanker. Sebab, dalam temukunci terdapat kandungan pinosbrobin dan pinocembrine yang dikenal sebagai obat antikanker. Tidak hanya itu, temukunci juga ampuh menghilangkan pegal-pegal di tubuh atau antirematik. "Tidak banyak yang tahu akan temuan ini. Selama ini, masyarakat tahunya obat tradisional hanya jahe atau kunir putih," kata dr Wahjo Dyatmiko, ahli farmasi Fakultas Farmasi Unair, Rabu (4/4/2007). Lebih lanjut dijelaskan oleh Wahjo, bila pengkonsumsian temukunci ini sama halnya ketika membuat wedang jahe. Agar mendapatkan khasiat nyata, memang sebaiknya obat tradisional dibuat dengan jalan diseduh. Temukunci bisa dikonsumsi dengan cara sebelumnya diiris tipis atau dipotong sesuai selera. Bisa juga menggunakan temukunci fresh atau yang sudah dikeringkan. "Bahan-bahan berkhasiat temukunci akan langsung terlarut dalam air panas. Selagi hangat, langsung diminum," jelasnya. Untuk takaran, tambah dia, sebaiknya jangan lebih dari lima gram atau sama dengan satu sendok teh bila berupa bubuk. Selain temukunci, tanaman obat sidaguri juga mempunya manfaat yang sama. Oleh karena itu, manfaat dan khasiat dua tanaman tersebut akan disosialisasikan dalam acara simposium. "Biar peneliti atau ahli farmasi lain mengetahuinya. Karena, temuan ini masih baru," kata Wahjo yang juga menjabat sebagai Pembantu Dekan (PD) I Fakultas Farmasi Unair ini. Namun, kata dia, sebaiknya pengkonsumsian obat tradisional tidak bersamaan dengan obat modern. Sebab, sampai saat ini belum ada penelitian yang memperbolehkan penggunaan temukunci bersamaan dengan obat modern. "Belum ada uji cobanya. Sebaiknya, jangan dikonsumsi bersamaan," lanjutnya. Materi diatas juga akan diseminarkan bertema Seminar of Indonesian Medicinal Plants XXXI Satelite Symposium on Clinical Study of Herbal Medicine di ruang sidangi Hotel Hyatt Regency Surabaya pada 8-11 April 2007.


TRIBUNNEWS.COM


TEMU KUNCI - Prof Dr Yaya Rukayadi, memperlihatkan tanaman Temu Kunci yang ditelitinya yang diyakini berkhasiat untuk kecantikan. Yaya yang asal Situraja Sumedang ini, bekerja di Departemen of Biotechnology Yonsei University Korea

- TEMU kunci atau fingerroot, dengan bahasa latin Boesenbergia rotunda, ternyata mempunyai khasiat untuk mengencangkan kulit dan menjadi cantik. Tak perlu heran kalau gadis Sunda dulu memiliki kulit yang bagus dan cantik karena mereka kerap mengonsumsi temu kunci.

Tanaman temu kunci ini banyak ditemukan secara liar dan sampai saat ini belum dibudidayakan. "Di Korea Selatan, temu kunci ini menjadi bahan baku kosmetik. Setiap tahun Korea membutuhkan 200 ton temu kunci kering," kata Prof Dr Yaya Rukayadi, peneliti asal Situraja, Sumedang, yang kini bekerja di Department of Biotechnology Yonsei University Korea.

Ditemui seusai diskusi budaya di aula Bappeda Kabupaten Sumedang, Senin (29/11/2010), Yaya mengatakan, menurut hasil peneletiaannya, temu kunci dari Sumedang merupakan tanaman berkualitas terbaik. Saat pulang ke Sumedang, Yaya kerap mencari tanaman khas untuk diteliti. Ia pun mencari temu kunci ke pedagang tanaman obat-batan di Buahdua. Saat ditanyakan tentang temu kunci, pedagang itu menyebutkan ada tapi ketika diminta pasokan rutin tidak bisa memenuhinya.

"Saya meminta seminggu sekali disiapkan pasokan dua ton dan ternyata tidak sanggup," katanya.

Penelitian terhadap temu kunci bermula dari cerita Sangkuriang atau legenda Tangkubanparahu. "Saya menemukan cerita bahwa kecantikan dan awet mudanya Dayang Sumbi sehingga Sangkuriang, anaknya, jatuh cinta karena Dayang Sumbi kerap mengonsumsi pupucukan dan bongborosan," ujar Yaya.

Disebutkannya, bongborosan yang dikonsumsi Dayang Sumbi itu adalah temu kunci. "Temu kunci itu mengandung senyawa bioaktif yang bagus untuk kulit dan kecantikan. Di dalam temu kunci ada essential oil, pinostrobin, cardamonin, boesenbergin; 5,7-dimethoxyflavone; 1,8-cineole, panduratin A, dan lain-lain," kata Yaya.

Biasanya di pedesaan, banyak yang mengonsumsi temu kunci ini. Tanaman ini bisa dibuat sayur. "Dimakan bersama lotek atau dimakan setelah dikukus. Setelah makan temu kunci, badan menjadi hangat dan segar," ujarnya.

Yaya menyebutkan, di daerahnya, Situraja, masih banyak yang makan temu kunci dan di pasar tradisional pun dijual tanaman ini. "Makanya orang Situraja itu cantik-cantik dan kulitnya bagus. Di sana banyak ditemukan temu kunci dan warga mengonsumsinya," kata Yaya.

Bahkan, kata Yaya, di Kampung Pamulihan, Desa Wanakerta, Situraja, yang merupakan daerah asal ibu Bupati Don Murdono itu, gadis desanya cantik-cantik.

"Di Pamulihan itu wanitanya gareulis. Saya melakukan penelitian ke sana, ternyata di sana banyak ditemukan temu kunci dan warga setempat mengonsumsinya," kata Yaya.

Tak hanya bagus untuk kecantikan dan kulit, temu kunci pun bagus pula untuk kesehatan. Tak heran, setiap pulang ke Situraja, orang tua Yaya selalu menyediakan temu kunci untuknya. "Bagi wanita yang merasa tua, tak cukup cantik atau merasa suami mencari pasangan lain, makanlah temu kunci," kata Yaya sambil tersenyum. (*)

Editor: Anita K Wardhani | Sumber: Tribun Jabar
Akses Tribunnews.com lewat perangkat mobile anda melalui alamat m.tribunnews.com

Senin, 14 April 2008

jawa barat




Sekilas Jabar

Perkembangan Sejarah menunjukkan bahwa Propinsi Jawa Barat merupakan Propinsi yang pertama dibentuk di wilayah Indonesia (staatblad Nomor : 378).

Propinsi Jawa Barat dibentuk berdasarkan UU No.11 Tahun 1950, tentang Pembentukan Propinsi Jawa Barat.

Selama lebih kurang 50 tahun sejak pembentukannya, wilayah Kabupaten/Kota di Jawa Barat baru bertambah 5 wilayah, yakni Kabupaten Subang (1968), Kota Tangerang (1993), Kota Bekasi (1996), Kota Cilegon dan Kota Depok (1999).

Padahal dalam kurun waktu tersebut telah banyak perubahan baik dalam bidang pemerintahan, ekonomi, maupun kemasyarakatan.

Jawa Barat merupakan salah satu Provinsi di Indonesia yang memiliki alam dan pemandangan yang indah serta memiliki berbagai potensi yang dapat diberdayakan, antara lain menyangkut

  1. Sumber Daya Air,
  2. Sumber Daya Alam dan Pemanfaatan Lahan,
  3. Sumber Daya Hutan,
  4. Sumber Daya Pesisir dan Laut serta Sumber Daya Perekonomian.

Dalam kurun waktu 1994-1999, secara kuantitatif jumlah Wilayah Pembantu Gubernur tetap 5 wilayah dengan tediri dari : 20 kabupaten dan 5 kotamadya, dan tahun 1999 jumlah kotamadya bertambah menjadi 8 kotamadya.

Kota administratif berkurang dari enam daerah menjadi empat, karena Kotip Depok pada tahun 1999 berubah status menjadi kota otonom.

Dengan lahirnya UU No.23 Tahun 2000 tentang Provinsi Banten, maka Wilayah Administrasi Pembantu Gubernur Wilayah I Banten resmi ditetapkan menjadi Provinsi Banten dengan daerahnya meliputi : Kabupaten Serang, Kabupaten Pandeglang, Kabupaten Lebak dan Kabupaten/Kota Tangerang serta Kota Cilegon.

Adanya perubahan itu, maka saat ini Provinsi Jawa Barat terdiri dari : 16 Kabupaten dan 9 Kotamadya, dengan membawahkan 584 Kecamatan, 5.201 Desa dan 609 Kelurahan.Adapun monografinya : Data tahun 2005No Kabupaten/Kota Luas Wilayah(Km2) JumlahPenduduk Kepadatan(Jiwa/Km2)

1 Kab. Bogor 3.440,71 3.945.111 1.147

2 Kab. Sukabumi 3.934,47 2.210.091 562

3 Kab. Cianjur 3.432,96 2.079.306 606

4 Kab. Cirebon 988,28 2.084.572 2.109

5 Kab. Indramayu 2.000,99 1.749.170 874

6 Kab. Kuningan 1.178,58 1.073.172 911

7 Kab. Majalengka 1.204,24 1.184.760 984

8 Kab. Bekasi 1.484,37 1.917.248 1.292

9 Kab. Karawang 1.737,53 1.939.674 1.116

10 Kab. Purwakarta 969,82 760.220 784

11 Kab. Subang 2.051,76 1.406.976 686

12 Kab. Bandung 2.000,91 4.134.504 2.066

13 Kab. Sumedang 1.522,21 1.043.340 685

14 Kab. Garut 3.065,19 2.260.478 737

15 Kab. Tasikmalaya 2.680,48 1.635.661 610

16 Kab. Ciamis 2.556,75 1.522.928 596

17 Kota Depok 200,29 1.353.249 6.756

18 Kota Bogor 21,56 833.523 38.661

19 Kota Sukabumi 12,15 278.418 22.915

20 Kota Cirebon 37,54 276.912 7.376

21 Kota Bekasi 210,49 1.931.976 9.178

22 Kota Bandung 167,27 2.290.464 13.693

23 Kota Cimahi 48,42 482.763 9.970

24 Kota Tasikmalaya 471,62 579.128 1.228

25 Kota Banjar 1.135,90 166.868 147

Jumlah 34.816,96 39.140.812

Sumber : Survei Sosial Ekonomi Daerah Tahun 2005


Visi Jawa Barat


Perubahan paradigma penyelenggaraan pemerintahan dilaksanakan melalui pembaharuan mekanisme perencanaan pembangunan daerah dengan melibatkan semua komponen masyarakat dalam setiap tahapan pelaksanaan.

Pelibatan potensi masyarakat tersebut antara lain ditempuh melalui berbagai dialog, seperti Dialog Sunda 2010, Dialog Jawa Barat 2010, Dialog Rencana Regional Makro, Dialog Rencana Tata Ruang Wilayah, Dialog Pemberdayaan Ekonomi Rakyat, dan Dialog Delapan Kawasan Andalan yang diikuti oleh unsur masyarakat, pakar Penguruan Tinggi, dan Birokrat yang memiliki kepedulian terhadap kesejahteraan masyarakat.

Di samping itu dilaksanakan pula forum koordinasi pembangunan sebagai formulasi baru RAKORBANG dengan nuansa dan semangat yang baru, serta diawali dari motivasi untuk lebih menyerap aspirasi Kabupaten/Kota dan masyarakat.

Setelah mengalami proses yang panjang dan telaahan yang mendalam dari berbagai pihak terkait dalam dialog-dialog interaktif,

maka diformulasikan visi Jawa Barat yaitu:

JAWA BARAT

DENGAN IMAN DAN TAKWA

SEBAGAI PROVINSI TERMAJU DI INDONESIA
DAN
MITRA TERDEPAN IBU KOTA NEGARA TAHUN 2010


Pada penetapan visi tersebut didasarkan kepada beberapa pengertian yaitu untuk mencapai cita-cita Bangsa Indonesia,seluruh lapisan masyarakat Jawa Barat terutama Penyelenggara Negara, para Elit Politik,para Cendekiawan dan Pemuka Masyarakat, harus bersatu dan bekerja keras untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat Jawa Barat.

Jawa Barat sudah selayaknya berupaya menjadi Provinsi ternaju di Indonesia mengingat banyaknya potensi baik berskala daerah maupun berskala nasional.

Seperti; potensi industri strategis, potensi perguruan tinggi, dukungan sumber daya alam, faktor iklim dan budaya gotong royong dan ditunjang oleh kehidupan masyarakat yang agamis.

Pengertian 'termaju' memberi implikasi munculnya ketergantungan provinsi-provinsi lain kepada Jawa Barat. Sedangkan ketergantungan Provinsi Jawa Barat kepada provinsi lain diusahakan sekecil mungkin.

Provinsi Jawa Barat selama ini dijadikan sebagai penyangga ibu Kota Negara dengan segala konsekuensinya harus bergeser dan menjadi 'mitra ' terdepan yang dilandasi dengan asas kesetaraan dan kesepahaman dalam arti tidak lagi terekploitasi segala potensinya.


Misi Jawa Barat

Untuk mencapai visi yang telah ditetapkan,maka telah dirumuskan beberapa misi dengan rincian sebagaimana berikut dibawah ini.

1. Menciptakan situasi kondusif melalui terselenggaranya reformasi politik sehat.

2. Mendorong berkembangnya masyarakat madani yang dilandasi nilai-nilai agama dan nilai-nilai luhur budaya daerah ( silih asih, silih asah, silih asuh pikeun ngawujudkeun masyarakat anu cageur ,bageur, bener, pinter tur singer)

3. Meningkatkan pelayanan prima kepada masyarakat melalui pemerintahan yang bersih dan terbuka.

4. Pemanfaatan potensi sumber daya alam yang berkelanjutan dan berwawasan lingkungan.

5. Menjadikan Jawa Barat sebagai kawasan yang menarik untuk penanaman modal.

6. Memberdayakan potensi Lembaga Keuangan untuk mendorong usaha ekonomi masyarakat.

7. Memberdayakan masyarakat melalui pemanfaatan IPTEK yang bersumber dari Perguruan Tinggi serta Lembaga Penelitian Dan Pengembangan.



Pemerintah Provinsi Jawa Barat

Provinsi Jawa Barat, sejak berdirinya sampai sekarang telah dipimpin oleh 12 orang Gubernur, yaitu :
  1. M Sutardjo Kartohadi (1945-1946)
  2. Mr.Datuk Djamin (1946)
  3. M.Sewaka (1946-1952)
  4. R.Muhamad sanusi Hardjadinata (1952-1956)
  5. R.Ipik Gandamana (1956-1960)
  6. H. Mashidu (1960-1970)
  7. Solihin GP (1970-1975)
  8. H.Aang Kunaefi (1975-11985)
  9. HR.Yogie SM (1985-1993)
  10. R.Nuriana (1993-2003)
  11. H.Danny Setiawan (2003 – 2008)
  12. H.Ahmad Heryawan (2008 - 2013)


Pemerintah Provinsi Jawa Barat, terdiri dari unsur Sekertariat Daerah (Setda) yang meliputi :
Sekertaris daerah dan Assisten-Assisten : Pemerintahan, Perekonomian, Adminsitrasi dan Kesejahteraan Sosial serta biro-biro yang seluruhnya 13 biro ; 20 Dinas ; 16 Badan ; 1 Kas Daerah, 1Kantor Perwakilan pemerintah Provinsi Jawa Barat, yang berkedudukan di Jakarta.

Organisasi Perangkat Daerah :Dinas KesehatanJl.Pasteur 25, Bandung - Telp (022) 4232292, Jl Ternate no 2 Bandung

Dinas PendidikanAlamat : Jl. Rajiman No. 6 Bandung, Telp. (022)4202404

Dinas SosialJl. Raya Cibabat 331, Cimahi - Bandung Telp (022) 6643149 - 6645535

Dinas Pertanian Tanaman PanganJl. Surapati 71, Bandung Telp (022) 2503884, fax (022) 2500713

Dinas PeternakanJl. Ir. H. Juanda 358 - Telp (022) 2501151 Fax. 2513842

Dinas PerikananJl.Wastu Kancana 12, Bandung - Telp.(022)4203471

Dinas KehutananJl.Soekarno-Hatta 751 Telp.(022)7304029

Dinas PerkebunanJl. Surapati no. 67, Bandung - Telp(022) 2038966

Dinas Perhubungan Jl. Sukabumi No. 1 Bandung - Telp (022) 7272258

Dinas Tata Ruang dan PermukimanAlamat : Jl. Kawaluyaan Indah No.4, Bandung Telp. (022) 7319782 - 7319735, fax 7313675

Dinas Bina Marga Jl.Asia Afrika 79, Bandung - Telp(022)- 4231634

Dinas Pengelolaan Sumber Daya AirJl. Braga No. 137 Bandung

Dinas Pertambangan dan Energi Jl.Soekarno Hatta 576, Bandung - Telp (022) 7562048

Dinas Koperasi dan Usaha Kecil MenengahJl.Soekarno-Hatta 705, Bandung - Telp.(022)7302775

Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Jawa BaratJl. RE. Martadinata No.209, Telp (022) 7273209, 7271385

Dinas Pendapatan DaerahJl.Soekarno Hatta 528, Telp (022) 7566197

Dinas Perindustrian dan PerdaganganJl.Asia Afrika 146, Bandung - Telp (022)4230897

Dinas Tenaga Kerja dan TransmigrasiJln. Soekarno Hatta 532 Telp.(022) 7564327 Bandung

Dinas Polisi Pamong PrajaJl.Banda No. 28, Telp.(022) 4236219 - 4235883

Dinas Perdagangan dan IndagroJl. Ciumbuleuit No. 2 Bandung Telp/Fax : (022) 2031044 / 2031045

Badan di Jawa Barat : Badan Perencanaan DaerahJl.Ir.Djuanda 287, Bandung - Telp(022)2510729

Badan Penelitian Dan PengembanganJl.Soekarno-Hatta 458, Bandung - Telp.(022)7513580

Badan Pengembangan Sistem Informasi Dan TelematikaJl.Tamansari 55, Bandung - Telp.(022)2502898

Badan Pengawasan DaerahJl. Surapati No. 4, Bandung

Badan Pendidikan Dan Pelatihan DaerahJl. Windu No. 26 Bandung

Badan Pengelolaan Promosi & Penanaman Modal DaerahJl.Sumatera 50, Bandung - Telp.(022)4237369

Badan Pengendalian Lingkungan Hidup DaerahJl. Naripan 25, Bandung - Telp (022) 4204871

Badan Kesatuan Bangsa Dan Perlindungan MasyarakatJl. Supratman 44 Bandung

Badan Pemberdayaan Masyarakat DaerahJl. Soekarno Hatta 486, Bandung

Badan PertanahanJl. Soekarno Hatta No. 586 Bandung

Badan Koordinasi Wilayah BogorJl. Ir. H.Juanda No. 4 Bogor

Badan Koordinasi Wilayah PurwakartaJl. Siliwangi No. 1 Purwakarta Telp. 0264 200945 Faks. (0264) 201074

Badan Koordinasi Wilayah CirebonJl. Siliwangi No. 14 Cirebon 45121 Tlp.(0231) 202860 Fax. (0231) 203010

Badan Koordinasi Wilayah PrianganJl. Ahmad Yani No. 21 Garut

Badan Arsip DaerahJl. Kawaluyaan Indah II No. 6 Bandung

Badan Perpustakaan DaerahJl.Soekarno-Hatta 629, Bandung - Telp.(022)7310435

Lembaga Kantor Perwakilan Pemerintah Jawa BaratJl. Pembangunan II no 3-5 Jakarta Pusat 10130

Sekertariat DaerahAlamat : Jl. Diponegoro No. 22 BandungSekertariat Daerah Prov. Jabar, dipimpin oleh Sekertaris Daerah dan dibantu oleh Assisten-Assiten
1. Assisten Pemerintahan : a. Biro Desentralisasi b. Biro Dekonsentrasi dan Tugas Pembantuanc. Biro Hukum
2. Assisten Perekonomian : a. Biro Sarana Perekonomian b. Biro Bina Produksic. Biro pengendalian Program
3. Assisten Kesejahteraan Sosial : a. Biro Pelayanan Sosial Dasarb. Biro Pengembangan Sosial
4. Assisten Administrasi : a. Biro perlengkapanb. Biro kepegawaianc. Biro Umumd. Biro Organisasie. Biro Keuangan

Geografis provinsi Jawa Barat

secara geografis terletak di antara 5°50 - 7°50 LS dan 104°48 - 104°48 BT dengan batas-batas wilayahnya sebelah utara berbatasan dengan Laut Jawa bagian barat dan Banten serta DKI Jakarta di utara, sebelah timur berbatasan dengan Provinsi Jawa Tengah, antara Samudra Indonesia di Selatan dan Selat Sunda di barat.

Dengan daratan dan pulau-pulau kecil (48 Pulau di Samudera Indonesia, 4 Pulau di Laut Jawa, 14 Pulau di Teluk Banten dan 20 Pulau di Selat Sunda), luas wilayah Jawa Barat 44.354,61 Km2 atau 4.435.461 Ha.

Kondisi geografis yang strategis ini merupakan keuntungan bagi daerah Jawa Barat terutama dari segi komunikasi dan perhubungan.

Kawasan utara merupakan daerah berdatar rendah, sedangkan kawasan selatan berbukit-bukit dengan sedikit pantai serta dataran tinggi bergunung-gunung ada di kawasan tengah.

Dengan ditetapkannya Wilayah Banten menjadi Provinsi Banten, maka luas wilayah Jawa Barat saat ini menjadi 34.816,96 (Data berdasarkan Survei Sosial/Ekonomi 2005) Topografi Ciri utama daratan Jawa Barat adalah bagian dari busur kepulauan gunung api (aktif dan tidak aktif) yang membentang dari ujung utara Pulau Sumatera hingga ujung utara Pulau Sulawesi.

Daratan dapat dibedakan atas wilayah pegunungan curam di selatan dengan ketinggian lebih dari 1.500 m di atas permukaan laut, wilayah lereng bukit yang landai di tengah ketinggian 100 1.500 m dpl, wilayah dataran luas di utara ketinggian 0 -10 m dpl, dan wilayah aliran sungai.


Iklim
Iklim di Jawa Barat adalah tropis, dengan suhu 9 0 C di Puncak Gunung Pangrango dan 34 0 C di Pantai Utara, curah hujan rata-rata 2.000 mm per tahun, namun di beberapa daerah pegunungan antara 3.000 sampai 5.000 mm per tahun.

Populasi Berdasarkan hasil Sensusnas tahun 1999 jumlah penduduk Jawa Barat setelah Banten terpisah berjumlah 34.555.622 jiwa.

Pada tahun 2000 berdasarkan sensus penduduk meningkat menjadi 35.500.611 jiwa, dengan kepadatan penduduk sebesar 1.022 jiwa per Km2.

Sedangkan laju pertumbuhan penduduk selama dasawasra 1990 - 2000 mencapai angka 2,17%.Sedangkan pada tahun 2003, jumlah penduduk telah bertambah menjadi 38.059.540 jiwa.

Selanjutnya berdasarkan Survei Sosial dan Ekonomi pada Tahun 2004, jumlah penduduk Jawa Barat, berkembang menjadi 39.140.812 jiwa.

BudayaMasyarakat Jawa Barat di kenal sebagai masyarakat yang agamis, dengan kekayaan warisan budaya dan nilai-nilai luhur tradisional, serta memiliki prilaku sosial yang berfalsafah pada silih asih, silih asah, silih asuh, yang secara harfiah berarti saling mengasihi, saling memberi pengetahuan dan saling mengasuh diantara warga masyarakat.

Tatanan kehidupannya lebih mengedepankan keharmonisan seperti tergambar pada pepatah; “Herang Caina Beunang Laukna” yang berarti menyelesaikan masalah tanpa menimbulkan masalah baru atau prinsip saling menguntungkan.

Masyarakat Jawa Barat memiliki komitmen yang kuat terhadap nilai-nilai kebajikan. Hal ini terekspresikan pada pepatah “Ulah Unggut Kalinduan, Ulah gedag Kaanginan”; yang berarti konsisten dan konsekuen terhadap kebenaran serta menyerasikan antara hati nurani dan rasionalitas, seperti terkandung dalam pepatah “Sing Katepi ku Ati Sing Kahontal ku Akal”, yang berarti sebelum bertindak tetapkan dulu dalam hati dan pikiran secara seksama.

Jawa Barat di lihat dari aspek sumber daya manusia memiliki jumlah penduduk terbesar di Indonesia dan sebagai provinsi yang mempunyai proporsi penduduk dengan tingkat pendidikan, jumlah lulusan strata 1, strata 2 dan strata 3, terbanyak dibandingkan dengan provinsi lain. (Diperbarui Kamis, 7 Juni 2007




Kabupaten Sukabumi

Situs :
http://www.kabupatensukabumi.go.id
Kepala Daerah : Drs. H. Danny Setiawan, M.Si

Selayang Pandang


Kabupaten Sukabumi terletak antara 106 derajat 49 sampai 107 derajat Bujur Timur dan 60 derajat 57 sampai 70 derajat 25 Lintang Selatan dengan batas wilayah administratif sebagai berikut :
  1. disebelah Utara dengan Kabupaten Bogor
  2. Selatan dengan Samudera Indonesia
  3. disebelah Barat dengan Kabupaten Lebak
  4. disebelah Timur dengan Kabupaten Cianjur.

Batas wilayah tersebut 40 % berbatasan dengan lautan dan 60% merupakan daratan.

Wilayah Kabupaten Sukabumi memiliki areal yang cukup luas yaitu ± 419.970 ha. Pada Tahun 1993 Tata Guna Tanah di wilayah ini, adalah sebagai berikut :
  1. Pekarangan/perkampungan 18.814 Ha (4,48 %),
  2. sawah 62.083 Ha (14,78 %)
  3. Tegalan 103.443 Ha (24,63 %)
  4. perkebunan 95.378 Ha (22, 71%)
  5. Danau/Kolam 1. 486 Ha (0, 35 %)
  6. Hutan 135. 004 Ha (32,15 %)
  7. dan penggunaan lainnya 3.762 Ha (0,90 %).

Kondisi wilayah Kabupaten Sukabumi mempunyai potensi wilayah lahan kering yang luas, saat ini sebagaian besar merupakan wilayah perkebunan, tegalan dan hutan.

Kabupaten Sukabumi mempunyai iklim tropik dengan tipe iklim Bi (Oldeman) dengan curah hujan rata-rata tahunan sebesar 2.805 mm dan hari hujan 144 hari.

Suhu udara berkisar antara 20 - 30 derjat C dengan kelembaban udara 85 - 89 persen.
Curah hujan antara 3.000 - 4.000 mm/tahun terdapat di daerah utara.

sedangkan curah hujan ant4ra 2.000 - 3.000 mm/tahun terdapat dibagian tengah sampai selatan Kabupaten Sukabumi.

Wilayah Kabupaten Sukabumi mempunyai bentuk lahan yang bervariasi dari datar sampai gunung adalah :

  1. datar (lereng 0-2%) sekitar 9,4 %
  2. berombak sampai bergelombang (lereng 2-15%) sekitar 22%
  3. bergelombang sampai berbukit (lereng 15 - 40%) sekitar 42,7%
  4. dan berbukit sampai bergunung (lereng > 40 %) sekitar 25,9 %.

KETINGGIAN TEMPAT

Ketinggian dari permukaan laut ,Wilayah Kabupaten Sukabumi bervariasi antara 0 - 2.958 m. Daerah datar umumnya terdapat pada daerah pantai dan daerah kaki gunung yang sebagian besar merupakan daerah pesawahan.

Sedangkan daerah bagian selatan merupakan daerah berbukit-bukit dengan ketinggian berkisar antara 300 - 1.000 m dari permukaan laut.


TIPE TANAH

Jenis tanah yang tersebar di Kabupaten Sukabumi sebagian besar didominasi oleh tanah Latosal dan Podsolik yang terutama tersebar pada wilayah bagian selatan dengan tingkat kesuburan yang rendah.

jenis tanah Andosol dan Regosol umumnya terdapat di daerah pegunungan terutama daerah Gunung Salak dan Gununggede, dan pada daerah pantai dan tanah Aluvial umumnya terdapat di daerah lembah dan daerah sungai.

Kabupaten Sukabumi mempunyai penduduk 1.848,282 jiwa dengan kepadatan penduduk 466
jiwa km2 per tahun pada tahun 1993. Kepadatan penduduk menurut kecamatan cukup berpariasi.

Kepadatana penduduk terendah terdapat di Kecamatan Ciemas (183 jiwa per km2) dan tertinggi di Kecamatan Sukabumi (2.447 jiwa per km).

Pemukiman padat penduduk umumnya terdapat di pusat-pusat kecamatan yang berkarakteristik perkotaan dan disepanjang jalan raya.
Persentase penduduk perkotaan meningkat dari,14,13 % pada tahun 1980 menjadi 18,06 % pada tahun 1993.

Penduduk Kabupaten Sukabtimi yang berusia 10 tahun keatas pada tahun 1992 (Hasil Susenas) berjumlah 1.462.463 jiwa dan diantaranya 1.216.877 jiwa beruasia 15 - 64 tahun.

Angka partisipasi Angkatan Kerja secara keseluruhan mengalami peningkatan. Pada tahun 1992 di Kabupaten Sukabumi terdapat 734.550 orang yang tergolong angkatan kerja yang teridiri dari 510.601 orang laki-laki dan 186.435 orang perempuan.

Suatu kondisi penting yang sedang terjadi sehubungan dengan ketenagakerjaan adalah pergeseran tenaga kerja dari sektor pertanian ke sektor non pertanian. Penduduk yang bekerja di sektor pertanian telah menurun menjadi 55,6 % pada tahun 1990.

Etos kerja dan budaya kemandirian tampak sedang terus berkembang. Masyarakat Kabupaten Daerah Tingakat II Sukabumi juga kaya dengan budaya seni.

Hal lain yang penting adalah tumbuh berkembangnya kelembagaan modern baik dalam arti lembaga maupun "norma-norma" semakin memungkinkan penduduk Kabupaten Sukabumi berintegrasi dengan masyarakat nasional.

Kerukunan hidup penduduk Kabupaten Sukabumi, dinamika yang dimilikinya, kekayaan budaya dan budaya kemandirian yang berkembang serta kemajuan sosial kelembagaan yang telah dicapai hingga dalam Pelita V merupakan potensi besar untuk pelaksanaan pembangunan selanjutnya.

PEMERINTAH DAERAH

Dilihat dari administrasi pemerintahan, Kabupaten Sukabumi terdiri atas 7 Wilayah Pembantu Bupati yang meliputi 31 kecamatan, meliputi 353 desa dan 3 kelurahan, dengan perincian sebagai berikut :
  1. Pembantu Bupati Wilayah I Sukabumi, 6 kecamatan.
  2. Pembantu Bupati Wilayah II Cibadak, 4 kecamatan.
  3. Pembantu Bupati Wilayah III Cicurug, 6 kecamatan.
  4. Pembantu Bupati Wilayah IV Palabuhanratu, 3 kecamatan.
  5. Pembantu Bupati Wilayah V Jampangtengah, 3 kecamatan.
  6. Pembantu Bupati Wilayah VI Jampangkulon, 5 kecamatan.
  7. Pembantu Bupati Wilayah VII Sagaranten, 4 kecamatan.





kabupaten bogor

Kabupaten Bogor dengan luas wilayah 344,072 Ha.
Terletak antara 6º19' - 6º47' lintang selatan dan 106º21' - 10º13' Bujur timur, yang berbatasan disebelah :
  1. utara dengan DKI Jakarta, Kabupaten Tangerang, Tangerang dan Kabupaten Bekasi.
  2. Timur dengan Kabupaten Cianjur dan Kabupaten Karawang disebelah.
  3. Selatan dengan Kabupaten Lebak dan di tengah terletak Kota Bogor.

Visi Kabupaten Bogor tahun 2002 - 2006 :

"Terwujudnya masyarakat yang maju, mandiri, sejahtera berlandaskan iman dan taqwa"

Maju berarti: mewujudkan masyarakat ke arah yang lebih baik atau menuju peradaban yang tinggi.

Mandiri berarti: masyarakat mengoptimalkan segala potensi daerah yang telah dimiliki sesuai dengan kemampuan di daerah itu sendiri.

Sejahtera berarti: masyarakat yang aman sentosa dan makmur, selamat atau terlepas dari segala gangguan, kesukaran dan sebagainya

Iman dan taqwa berarti: berlandaskan keyakinan, kepercayaan, ketaatan dan kepatuhan kepada allah swt.

Misi kabupaten bogor tahun 2002 - 2006 :

Menegakkan supremasi hukum Mewujudkan pemerintah yang baik (Good Governance) Meningkatkan peran serta masyarakat dalam pembangunan Memelihara ketentraman dan ketertiban masyarakat Meningkatakan perekonomian daerah Meningkatkan taraf kesejahteraan rakyat Memantapkan kualitas iman dan taqwa.

sejarah

Pada tahun 1745, cikal bakal masyarakat Bogor semula berasal dari sembilan kelompok pemukiman digabungkan oleh Gubernur Baron Van Inhof menjadi inti kesatuan masyarakat Kabupaten Bogor.

Pada waktu itu Bupati Demang Wartawangsa berupaya meningkatkan kualitas lingkungan hidup dan kesejahteraan rakyat yang berbasis pertanian dengan menggali terusan dari Ciliwung ke Cimahpar dan dari Nanggewer sampai ke Kalibaru/Kalimulya.

Penggalian untuk membuat terusan kali dilanjutkan di sekitar pusat pemerintahan, namun pada tahun 1754 pusat pemerintahannya terletak di Tanah Baru kemudian dipindahkan ke Sukaati (Kampung Empang sekarang).

Terdapat berbagai pendapat tentang lahirnya nama Bogor itu sendiri. Salah satu pendapat menyatakan bahwa nama Bogor berasal dari kata Bahai atau Baqar yang berarti sapi dengan alasan terdapat bukti berupa patung sapi di Kebun Raya Bogor.

Pendapat lainnya menyebutkan bahwa nama Bogor berasal dari kata Bokor yang berarti tunggul pohon enau (kawung). Pendapat di atas memiliki dasar dan alasan tersendiri diyakini kebenarannya oleh setiap akhlinya.

Namun berdasarkan catatan sejarah bahwa pada tanggal 7 April 1752 telah muncul kata Bogor dalam sebuah dokumen dan tertulis Hoofd Van de Negorij Bogor, yang berarti kepala kampung Bogor.

Pada dokumen tersebut diketahui juga bahwa kepala kampung itu terletak di dalam lokasi Kebun Raya itu sendiri mulai dibangun pada tahun 1817.

Perjalanan sejarah Kabupaten Bogor memiliki keterkaitan yang erat dengan zaman kerajaan yang pernah memerintah di wilayah tersebut.

Pada empat abad sebelumnya, Sri Baduga Maharaja dikenal sebagai raja yang mengawali zaman kerajaan
Pajajaran, raja tersebut terkenal dengan ajaran dari leluhur yang dijunjung tinggi yang mengejar kesejahteraan.

Sejak saat itu secara berturut-turut tercatat dalam sejarah adanya kerajaan-kerajaan yang pernah berkuasa di wilayah tersebut, yaitu:

" Kerajaan Taruma Negara, diperintah oleh 12 orang raja. Berkuasa sejak tahun 358 sampai dengan tahun 669.

" Kerajaan Galuh, diperintah oleh 14 raja. Berkuasa sejak 516 hingga tahun 852.

" Kerajaan Sunda, diperintah oleh 28 raja. Bertahta sejak tahun 669 sampai dengan tahun 1333. Kemudian dilanjutkan Kerajaan Kawali yang diperintah oleh 6 orang raja berlangsung sejak tahun 1333 hingga 1482.

" Kerajaan Pajajaran, berkuasa sejak tahun 1482 hingga tahun 1579. Pelantikan raja yang terkenal sebagai Sri Baduga Maharaja, menjadi satu perhatian khusus.

Pada waktu itu terkenal dengan upacara Kuwedabhakti, dilangsungkan tanggal 3 Juni 1482. Tanggal itulah kiranya yang kemudian ditetapkan sebagai hari Jadi Bogor yang secara resmi dikukuhkan melalui sidang pleno DPRD Kabupaten Daerah Tingkat II Bogor pada tanggal 26 Mei 1972.

Pada tahun 1975, Pemerintah Pusat(dalam hal ini Menteri Dalam Negeri) menginstruksikan bahwa Kabupaten Bogor harus memiliki Pusat Pemerintahan di wilayah Kabupaten sendiri dan pindah dari Pusat Pemerintahan Kotamadya Bogor.

Atas dasar tersebut, pemerintah daerah Tingkat II Bogor mengadakan penelitian dibeberapa wilayah Kabupaten Daerah Tingkat II Bogor untuk dijadikan calon ibu kota sekaligus berperan sebagai pusat pemerintahan.

Alternatif lokasi yang akan dipilih diantaranya adalah wilayah Kecamatan :
  1. Ciawi (Rancamaya).
  2. Leuwiliang.
  3. Parung.
  4. Kecamatan Cibinong (Desa Tengah).
Hasil penelitian lebih lanjut menunjukkan bahwa yang diajukan ke pemerintah Pusat untuk mendapat persetujuan sebagai calon ibu kota adalah

Rancamaya wilayah Kecamatan Ciawi.

Akan tetapi pemerintah Pusat menilai bahwa Rancamaya masih relatif dekat letaknya dengan pusat pemerintahan Kotamadya Bogor dan dikhawatirkan akan masuk ke dalam rencana perluasan dan pengembangan wilayah Kotamadya Bogor.

Oleh karena itu atas petunjuk pemerintah Pusat agar pemerintah daerah Tingkat II Bogormengambil salah satu alternatif wilayah dari hasil penelitian lainnya.

Dalam sidang Pleno DPRD Kabupaten Daerah Tingkat II Bogor tahun 1980, ditetapkan bahwa calon ibu kota Kabupaten Daerah Tingkat II Bogor terletak di Desa Tengah Kecamatan Cibinong.

Penetapan calon ibu kota ini diusulkan kembali ke pemerintah Pusatdan mendapat persetujuan serta dikukuhkan dengan Peraturan Pemerintah Nomor 6 Tahun 1982, yang menegaskan bahwa ibu kota pusat pemerintahan Kabupaten Daerah Tingkat II Bogor berkedudukan di Desa Tengah Kecamatan Cibinong.

Sejak saat itu dimulailah rencana persiapan pembangunan pusat pemerintahan ibu kota Kabupaten Daerah Tingkat II Bogor dan pada tanggal 5 Oktober 1985 dilaksanakan peletakan batu pertama oleh Bupati Kepala Daerah Tingkat II Bogor pada saat itu

cirikhas
  1. Wilayah Bogor Bagian Utara corak penduduknya adalah Betawi Ora (atau campuran suku Betawi dan Sunda).
  2. Wilayah Bogor Bagian Selatan corak dan bahasa penduduknya adalah campuran antara Bogor dengan Cianjur dan Sukabumi.
  3. Sebelah Barat corak dan bahasa penduduknya campuran antara Bogor dan Banten.
  4. Bagian Timur corak dan bahasa penduduknya campuran Bogor dengan Karawang, sedikit dengan Cianjur dan Bekasi.